Model of Conflict Resolution with Social Capital in the Development of Genilangit Tourism Village, Poncol District, Magetan Regency, East Java Province

  • Agung Wibowo Universitas Sebelas Maret
  • Eny Lestari Universitas Sebelas Maret Surakarta
  • Sugihardjo Sugihardjo Universitas Sebelas Maret Surakarta
Keywords: Conflict, Social Capital, Tourism Village, Participation

Abstract

Tourism Village of Genilangit can be regarded as one form Community based tourism but in the process of rural tourism development can not be separated from the dynamics of the conflict. This study aimed to analyze the existence of social capital plays an important role in resolving the conflict. This study chose the area on the southern slope of Mount Lawu in Genilangit Village in Poncol District, Magetan Regency. The main basis for the selection of this region is that the development of the Genilangit Tourism Village is the initiator of the local community with the cost and energy of the local community. his research embraces paradigm constructivist with qualitative methods. This research uses a case study, which is an empirical inquiry investigating the strength of social capital values in line with the development of a tourism village. Data analysis was performed by uniting the two approaches is the structural-functional theory and the theory of conflict. The results showed that the values of social capital that are still stored on the community becomes a powerful weapon in conflict resolution in the construction of a tourist village. Entities of social capital in this study from the aspect of participation in a network, resiprocity, trust, values, norms that exist in the local community. social capital is the basis in preparing models of conflict resolution in rural development Tourism Village of Genilangit.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Agung Wibowo, Universitas Sebelas Maret

Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta

Eny Lestari, Universitas Sebelas Maret Surakarta

Program Magister Penyuluhan Pembangunan Universitas Sebelas Maret

Sugihardjo Sugihardjo, Universitas Sebelas Maret Surakarta

Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta

References

Ankesa, H., Amanah, S., & Asngari, P. (2016). Partisipasi Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan dalam Penanganan Sampah di Sub DAS Cikapundung Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan, 12(2), 105-113. doi:https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v12i2.10929

Arida INS, Wiguna PPK, Narka IW, Febrianti NKO. 2017. Development planning of tourist village using participatory mapping (case study: mambal village, badung regency, indonesia). Earth and Environmental Science. 9(8): 1-10.

Arikunto, S. 1998. Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Bogdan dan Biklen, 1982. Qualitative Research for Education. United States of America: Mc Graw-Hill, Inc.

Coleman, James S. 2009. Dasar-Dasar Teori Sosial. Bandung : Nusamedia.

Daymon, Christine dan Holloway, Immy. 2008. Metode Riset Kualitatif dalam Public Relations dan Marketing Communications. Yogyakarta: Penerbit Bentang.

Dhiajeng. 2013. Dampak Ekonomi Pariwisata Desa Wisata Tembi Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Terhadap Masyarakat Lokal. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Field, John. 2010. Modal Sosial. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Fukuyama, Francis. 2002. Trust (Kebijakan Sosial dan Penciptaan Kemakmuran). Yogyakarta: Qalam.

Heddy Shri Ahimsa Putra, dkk. 2003. Ekonomi Moral Rasional dan Politik dalam Industri Kecil di Jawa. Yogyakarta: Kepel Press.

Ife J, Tesoriero F. 2008. Community Development: Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

Inayah. 2012. Peranan Modal Sosial dalam Pembangunan. Jurnal Pengembangan Humaniora Vol. 12, No. 1. Semarang : Politeknik Negeri Semarang.

Irawan, Soehartono. 2004. Metode Penelitian Sosial. Bandung: Rosdakarya.

Junaid, I., & Fauziah, A. (2019). Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Pariwisata Di Dusun Rammang-Rammang Kabupaten Maros. Jurnal Penyuluhan, 15(1). doi:https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v15i1.18124

Mawardi. 2007. Peranan Social Capital Dalam Pemberdayaan Masyarakat.

Jurnal Volume 3, Nomor 2, Juni 2007.

Miles, Matthew. B dan Huberman, A. Michael,. 1992. Analisis Data Kualitatif. (Terj. Tjetjep Rohendi Rohidi). Jakarta: Universitas Indonesia.

Muhammad Wahyu Nugraha, 2010. Pengaruh Desa Wisata Nglinggo terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga masyarakat di Dusun Nglinggo Desa

Muljadi. 2010. Kepariwisataan dan perjalanan, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Novia P, Asnawi M. 2018. Comparative study on the characteristics of community-based tourism between pentingsari and nglanggeran tourism village, special region yogyakarta. ICENIS. 31(2): 1-12.

Nugroho I, Negara PD, Yuniar HR. 2018. The planning and the development of the ecotourism and tourism village in indonesia: a policy review. Journal of Socioeconomics and Development. 1(1): 43-51.

Nurul Fauziah. 2014. Peran Modal Sosial Dalam Kesejahteraan Ekonomi Rumah Tangga Petani. Laporan Studi Pustaka (KPM 403). Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2015 Tentang Rencana Stategis Kementerian Pariwisata Tahun 2015-2019.

Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Skripsi.S1.Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Poloma, M. M. 1979. Sosiologi Kontemporer. PT. RajaGrafindo Persada. Jakarta.

Putnam, Robert. 1993. The Prosperous Community: Social Capital and Public Life. American Prospect. Spring

Putra. 2013. Peran Pokdarwis Dalam Pengembangan Atraksi Wisata Di Desa Wisata Tembi, Kecamatan Sewon-Kabupaten Bantul. Tesis. S2. Semarang: Universitas Diponegoro.

Rochmadi, N. 2012. Menjadikan Nilai Budaya Gotong-Royong Sebagai Common Identity dalam Kehidupan Bertetangga Negera-Negara ASEAN. Reprocitory Perpustakaan Universitas Negeri Malang. 20/11/2012 9:40.

Ruddy Agusyanto. 2007. Jaringan Sosial dalam Organisasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Saleh, K., Sumardjo, S., Hubeis, A., & Puspitawati, H. (2018). Penguatan Modal Sosial Menuju Kemandirian Perempuan Perdesaan Pelaku Industri Rumahan Emping Melinjo di Provinsi Banten. Jurnal Penyuluhan, 14(1), 43-51. doi:https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v14i1.16325

Salim, Agus. 2006. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial Buku Sumber untuk Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Tiara Wacana

Sugiyono, 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulaiman, A., Wahyuni, E., & Adiwibowo, S. (2019). Strategi Penguatan Modal Sosial Perempuan Tani dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan Terbatas di Kabupaten Bogor. Jurnal Penyuluhan, 15(2), 239-253. doi:https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v15i2.27737

Suharto. 2010. Kebijakan Sosial dan Pengembangan Masyarakat: Perspektif Pekerjaan Sosial. Forum Komunikasi Pembangunan Indonesia. Bogor.

Sutopo, Hubertus., 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif: Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian. Surakarta: Sebelas Maret University.

Wirawan. 2010. Konflik dan Manajemen Konflik, Teori Aplikasi dan Penelitian.Salemba Humanika. Jakarta.

Yin, Robert.K.. 2011. Studi Kasus Desain dan Metode. Jakarta: Rajawali Press

Published
2020-03-22