Implementasi Kebijakan Pariwisata Inklusif Penyandang Disabilitas Di Daya Tarik Wisata Grand Watudodol Banyuwangi
DOI:
https://doi.org/10.29244/85pcep24Kata Kunci:
Implementasi Kebijakan, Pariwisata Inklusif, Penyandang Disabilitas, Grand WatudodolAbstrak
Pariwisata Inklusif adalah konsep yang bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi setiap orang,termasuk penyandang disabilitas, merasakan pengalaman wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pariwisata inklusif yang diterapkan di daya tarik Grand Watudodol,khususnya dalam penyediaan layanan fasilitas dan aksesabilitas bagi penyandang disabilitas. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang berdasarkan data primer dan sekunder. Data primer didapatkan melalui wawancara dari beberapa narasumber yaitu pengelola daya tarik Grand Watudodol dan pengunjung daya tarik wisata Grand Watudodol. Sedangkan observasi dilakukan melalui pengamatan langsung dilapangan dengan melakukan rekam suara, rekam gambar serta penggunaan checklist. Data sekunder di dapatkan berdasarkan pencarian liberatur Jurnal Ilmiah. Penelitian ini menggunakan analisis data Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa daya tarik wisata Grand Watudodol belum sepenuhnya mengimplementasikan kebijakan pariwisata inklusif bagi penyandang disabilitas ditandai dengan banyaknya fasilitas dan aksesibilitas yang belum sepenuhnya tersedia seperti rambu dan marka jalan, guiding block , ramp dan lain lain. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah daya tarik wisata Grand Watudodol dinilai cukup layak namun masih harus terus dilakukan pengembangan sehingga implementasi kebijakan pariwisata inklusif bagi penyandang disabilitas dapat terpenuhi.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ayuwanda Febrian, Intan Ayu Saputri, Nur Anisa Wulandari, Ayu Wanda Febrian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







