analisis kelayakan finansial usaha UKM roti Galuh sari Cabang Bogor
DOI:
https://doi.org/10.29244/33cj6j74Kata Kunci:
Bakery Business, Financial Feasibility, IRR, NPV, WACCAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan finansial dan rata-rata biaya modal tertimbang (WACC)
usaha Roti Galuh Sari Cabang Bogor sebagai bagian dari pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) pada sektor
makanan. Analisis ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan menggunakan beberapa indikator utama, yaitu Net
Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), Profitability Index (PI), dan R/C Ratio. Selain
itu, untuk mengatahui dasar evaluasi efisiensi penggunaan modal dari kombinasi utang dan modal pribadi dengan
menggunakan perhitungan WACC. Data tersebut diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi keuanga usaha, dan
wawancara langsung dengan pemilik usaha. Hasil analisis menunjukan bahwa usaha Roti Galuh Sari memiliki penilaian
NPV sebesar Rp582.160.302, IRR sebesar 43%, PI sebesar 3,43, dan periode pengembalian modal selama 2,62 tahun. R/C
Ratio yang positif menandakan bahwa pendapatan lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Sementara itu, dengan nilai
WACC sebesar 12,4% menunjukan bagaimana tingkat modal yang wajar dengan membndingkan tingkat pengembalian
yang diperoleh. Berdasarkan seluruh hasil analasis tersebut, dapat disimpulkan bahwa usaha ini layak secara finansial untuk
dijalankan dan memiliki prospek yang baik secara berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Diva Syahra Cantika, Fatiyah Dzihni Mudhiah, Surya Tri Yulianto, Nazwa Livia Maulisa, Indah Siregar, Septi Widyastuti, Antonya Rumondang Sinaga, Sari heviawati, Novia Rahmawati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







