Pengaruh Penambahan CaCO3 terhadap Parameter Kuat Geser Pasir Pantai

  • Baskoro Tri Julianto Mahasiswa Pascasarjana Teknik Sipil dan Lingkungan, IPB University
  • Fathur Ramadhan Teknik Sipil dan Lingkungan IPB
  • Muhammad Fauzan Teknik Sipil dan Lingkungan IPB
  • Heriansyah Putra Teknik Sipil dan Lingkungan IPB
Keywords: Pasir, likuifaksi, bahan adiktif, CaCO3, Kuat Geser

Abstract

Tanah pasir merupakan salah satu jenis tanah yang memiliki sifat mekanik yang baik. Namun, tanah pasir dapat menjadi mimpi buruk bila dalam kondisi jenuh serta terbebani secara siklik terus-menerus. Kondisi seperti ini dapat memicu terjadinya potensi likuefaksi. Upaya penambahan bahan aditif sebagai upaya perbaikan tanah banyak dilakukan untuk meminimalkan dampak dari potensi likuefaksi tersebut. Penelitian ini melakukan upaya peningkatan kuat geser pasir pantai dengan menambahkan CaCO3 Teknis sebagai upaya perbaikan dan stabilisasi tanah. Pasir pantai yang digunakan merupakan pasir dengan gradasi buruk yang dapat dibuktikan dari nilai Koefisien Derajat Keseragaman (Cc) sebesar 0,90 dan nilai Koefisien Kelengkungan (Cu) sebesar 4,00. Selain itu, dilakukan juga pengujian sifat fisis lain berupa pemeriksaan  kadar air, pemeriksaan berat isi kering, pemeriksaan berat isi basah, pemeriksaan berat jenis butir, pemeriksaan angka pori serta pemeriksaan porositas. Sampel diberi perlakuan berupa penambahan CaCO3 dengan dosis sebanyak 10% dan 20%. Hasil pengujian laboratorium yang telah dilakukan menunjukkan peningkatan nilai parameter kuat geser tanah yang disajikan dalam bentuk model persamaan linear serta memperlihatkan perubahan nilai parameter kuat geser pasir berupa sudut geser dalam dan kohesi secara berturut-turut dengan nilai sebesar 25,82% dan 25,00% untuk sampel dengan dosis CaCO3 sebesar 10% serta 54,43% dan 250,00% untuk sampel dengan dosis  CaCO3 sebesar 20%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Hakam, A., Darjanto, H. (2013). "Penelusuran Potensi Likuifaksi Pantai Padang Berdasarkan Gradasi Butiran dan Tahanan Penetrasi Standar.", Jurnal Teknik Sipil : Jurnal Teoretis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil, Vol 20, No.1, Hal 33-38.
[2] Ariefin, M.S., Abduh, M. (2022). "Analisis Potensi Likuifaksi di Pesisir Pantai Selatan Pacitan", Seminar Keinsinyuran Program Studi Profesi Insinyur Universitas Muhammadiyah Malang, Vol 2, No.1, Hal 157-162.
[3] Nurbani, G., Yakin, Y.A. (2020). "Analisis Potensi Likuefaksi pada Tanah Pasir Akibat Gempa (Studi Kasus Mataram, Nusa Tenggara Barat)", Rekaracana : Jurnal Teknik Sipil, Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, Vol.6, No.3, Hal 166-178.
[4] Loebis, A.R., Putra, H. (2022). "Efektivitas Metode Calcite Precipitation dengan Biocatalyst Bubuk Kedelai sebagai Metode Biogrouting untuk Mencegah Likuifaksi Tanah Pasir", Teras Jurnal, Vol 12, No.1, Hal 23-34.
[5] Nurdin, M., Purwana, Y.M., Setiawan, B. (2017). "Pengaruh Microbakteri Bacilus Suptilus dan Psidomonas SP terhadap Penurunan Permeabilitas dan Peningkatan Kuat Geser Tanah Pasir", e-Jurnal Matriks Teknik Sipil, Vol 5, No.3, Hal 1122-1129.
[6] Muntohar, A., S. (2011). "Karakteristik Kuat Geser Tanah Pasir dengan Campuran Kapur dan Abu Sekam Padi", Pertemuan Ilmiah Tahunan XIV Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI), Hal 413-417.
[7] Sunggono, K.H. (1984). "Mekanika Tanah". Bandung: Penerbit Nova.
[8] Sudjana. (2005). "Metoda Statistika". Bandung : Penerbit Tarsito.
Published
2023-12-29
How to Cite
1.
Tri JuliantoB, Ramadhan F, Fauzan M, Putra H. Pengaruh Penambahan CaCO3 terhadap Parameter Kuat Geser Pasir Pantai . J-Sil [Internet]. 2023Dec.29 [cited 2024Apr.19];8(03):233-9. Available from: https://journal.ipb.ac.id/index.php/jsil/article/view/51124
Section
Research Articles