The Relationship between Sheath Blight Disease Incidence, Disease Severity, and Rice Yield

Penulis

  • Laila Nur Milati Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
  • Bambang Nuryanto Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
  • Umin Sumarlin Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

DOI:

https://doi.org/10.14692/jfi.17.3.113-120

Kata Kunci:

inokulasi, kehilangan hasil, pengendalian penyakit, Rhizoctonia solani

Abstrak

Produksi padi dapat mengalami penurunan akibat gangguan oleh penyakit hawar pelepah yang disebabkan oleh Rhizoctonia solani. Penelitian bertujuan memperkirakan penurunan hasil padi akibat penyakit hawar pelepah berdasarkan keparahan penyakit yang terjadi pada stadium masak susu. Penelitian dilaksanakan di rumah kawat dan lahan percobaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi pada musim hujan 2019/2020. Penelitian di rumah kawat menggunakan tiga varietas padi yaitu “Ciherang”, “Inpari 32 HDB”, dan “Baroma”; sedangkan penelitian di lahan percobaan menggunakan “Ciherang”. Inokulasi R. solani dilakukan pada tanaman padi stadium anakan maksimum dengan menyisipkan tanaman terinfeksi sebagai sumber inokulum penyakit diantara rumpun padi pada tingkat insidensi antara 5%–50%. Tingkat keparahan penyakit pada tanaman di rumah kawat dan lahan percobaan terus berkembang selama periode pengamatan dan mencapai berturut-turut 60.09% dan 70.56%.  Lebih lanjut, keparahan penyakit yang tinggi menyebabkan penurunan hasil yang tinggi pula. Pengetahuan tentang hubungan insidensi dan keparahan penyakit bermanfaat dalam menentukan prediksi hasil sehingga pengendalian penyakit dapat dilakukan sedini mungkin untuk menghindari kehilangan hasil yang tinggi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Agrios GN. 2005. Plant Pathology. Ed ke-5. Massachusetts (US): Elsevier Academic Press. DOI: https://doi.org/10.1016/C2009-0-02037-6.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik harga produsen gabah di Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Ghosh S, Kanwar P, Jha G. 2017. Alteration in rice chloroplast integrity, photosynthesis and metabolome associated with pathogenesis of Rhizoctonia solani. Sci Rep. 7(41610):1–12. DOI: https://doi.org/10.1038/srep41610.

Han YP, Xing YZ, Gu SL, Chen ZX, Pan XB, Chen XL. 2003. Effect of morphological traits on sheath blight resistance in rice. Acta Bot Sin. 45(7):825–831.

[IRRI] International Rice Research Institute. 2014. Standard Evaluation System. Los Banos (PH): IRRI.

Ishaq I dan Ruswandi A. 2018. Penggunaan benih dan preferensi petani terhadap karakteristik varietas unggul padi pada tiga sentra produksi padi di Jawa Barat. Creat Res J. 4(1):1–12. DOI: https://doi.org/10.34147/crj.v4i01.173.

Khoshkdaman M, Mousanejad S, Elahinia SA, Ebadi AA, Padasht-Dehkaei F. 2020. Sheath blight development and yield loss on rice in different epidemiological conditions. J Plant Pathol. 103(1):87–96. DOI: https://doi.org/10.1007/s42161-020-00653-9.

Lee FN, Rush MC. 1983. Rice sheath blight: a major rice disease. Plant Dis 67(7):829–832. DOI: https://doi.org/10.1094/PD-67-829.

Milati LN, Nuryanto B. 2019. Periode kritis pertumbuhan tanaman padi terhadap infeksi penyakit hawar pelepah dan pengaruhnya terhadap hasil gabah. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 3(2):61–66. DOI: https://doi.org/10.21082/jpptp.v3n2.2019.p61-66.

Nagaraj BT, Sunkad G, Pramesh D, Naik MK, Patil MB. 2017. Host range of rice sheath blight fungus Rhizoctonia solani (Kuhn). Int J Curr Microbiol App Sci. 6(11):3856–3864. DOI: https://doi.org/10.20546/ijcmas.2017.611.452.

Nuryanto B, Priyatmojo A, Hadisutrisno B, Sunarminto BH. 2010. Hubungan antara inokulum awal patogen dengan perkembangan penyakit hawar upih pada padi varietas Ciherang. JPTI. 16(2):55–61.

Nuryanto B, Priyatmojo A, Hadisutrisno B, Sunarminto BH. 2011. Perkembangan penyakit hawar upih padi (Rhizoctonia solani Kuhn.) di sentra-sentra penghasil padi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. J Budi Daya Pertanian. 7(1):1–7.

Nuryanto B, Priyatmojo A, Hadisutrisno B. 2014. Pengaruh tinggi tempat dan tipe tanaman padi terhadap keparahan penyakit hawar pelepah. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 33(1):1–8. DOI: https://doi.org/10.21082/jpptp.v33n1.2014.p1-8.

Nuryanto B. 2017. Penyakit hawar pelepah (Rhizoctonia solani) pada padi dan taktik pengelolaannya. JPTI. 21(2):63–71. DOI: https://doi.org/10.22146/jpti.22494.

Nuryanto B. 2018. Pengendalian penyakit tanaman padi berwawasan lingkungan melalui pengelolaan komponen epidemik. J Litbang Pertanian. 37(1):1–12. DOI: https://doi.org/10.21082/jp3.v37n1.2018.p1-8.

Ou SH. 1985. Rice Desease. Ed ke-2. Slough (UK): Commonwealth Mycological Institute.

Park DS, Sayler RJ, Hong YG, Nam MH, Yang Y. 2008. A method for inoculation and evaluation of rice sheath blight disease. Plant Dis. 92(1):25–29. DOI: https://doi.org/10.1094/PDIS-92-1-0025.

Ramos-Molina LM, Chavarro- Mesa E, Pereira DADS, Silva-Herrera MDR, Ceresini PC. 2016. Rhizoctonia solani AG-1 IA infects both rice and signal grass in the Colombian llanos. Pesqui Agropecu Trop. 46(1):65–71. DOI: https://doi.org/10.1590/1983-40632016v4638696.

Rodrigues FA, Vale FXR, Datnoff LE, Prabhu AS, Korndorfer GH. 2003. Effect of rice growth stage and silicon on sheath blight development. Phytopathology. 93(3):256–261. DOI: https://doi.org/10.1094/PHYTO.2003.93.3.256.

Sasmita P, Satoto, Rahmini, Agustiani N, Handoko DD, Suprihanto, Guswara A, Suharna. 2019. Deskripsi Varietas Unggul Baru Padi. Subang (ID): Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Scholten OE, Panella LW, De Bock TSM, Lange W. 2001. A greenhouse test for screening sugar beet (Beta vulgaris) for resistance to Rhizoctonia solani. Eur J Plant Pathol. 107(2):161–166. DOI: https://doi.org/10.1023/A:1011208903344.

Siata R. 2016. Faktor-faktor yang memengaruhi petani dalam penerapan benih padi varietas Ciherang di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu. Sosiohumaniora. 18(3):240–247. DOI: https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v18i3.12801.

Soenartiningsih, M Akil, NN Andayani. 2015. Cendawan tular tanah (Rhizoctonia solani) penyebab penyakit busuk pelepah pada tanaman jagung dan sorgum dengan komponen pengendaliannya. IPTEK Tanaman Pangan. 10(2): 85–91.

Taguchi-Shiobara F, Ozaki H, Sato H, Maeda H, Kojima Y, Ebitani T, Yano M. 2013. Mapping and validation of QTLs for rice sheath blight resistance. Breed Sci. 63(3):301–308. DOI: https://doi.org/10.1270/jsbbs.63.301.

Wisser RJ, Sun Q, Hulbert SH, Kresovich S, Nelson RJ. 2005. Identification and characterization of regions of the rice genome associated with broad-spectrum, quantitative disease resistance. Genetics. 169(4):2277–2293. DOI: https://doi.org/10.1534/genetics.104.036327.

Yellareddygari SKR, Reddy MS, Kloepper JW, Lawrence KS, Fadamiro H. 2014. Rice sheath blight: a review of disease and pathogen management approaches. J Plant Pathol Microbiol. 5(4):241.

Zuo SM, Zhu YJ, Yin YJ, Wang H, Zhang YF, Chen ZX, Gu SL, Pan XB. 2014. Comparison and confirmation of quantitative trait loci conferring partial resistance to rice sheath blight on chromosome 9. Plant Dis. 98(7):957–964. DOI: https://doi.org/10.1094/PDIS-09-13-0940-RE.

Unduhan

Diterbitkan

2021-07-25

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Milati, L. N., Nuryanto, B., & Sumarlin, U. (2021). The Relationship between Sheath Blight Disease Incidence, Disease Severity, and Rice Yield. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 17(3), 113-120. https://doi.org/10.14692/jfi.17.3.113-120