Strategi Pengembangan Balai Inseminasi Buatan Lembang Kabupaten Bandung Barat dengan Pendekatan Business Model Canvas

  • Dwipanca Prabuwisudawan
  • Amzul Rifin Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor
  • Setiadi Djohar Sekolah Tinggi Manajemen PPM

Abstract

Fungsi utama pemerintah adalah memberikan pelayanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di semua sektor. Salah satu sektor yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat adalah sektor peternakan. Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang merupakan salah satu pelaku usaha peternakan yang memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dalam sektor peternakan. Penelitian ini betujuan untuk 1) mengidentifikasi model bisnis BIB Lembang dengan menggunakan business model canvas, 2) membuat model bisnis yang telah disempurnakan dengan pendekatan business model canvas 3) membuat program perbaikan dari model bisnis yang telah disempurnakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan business model canvas dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil kajian didapatkan sembilan elemen model bisnis BIB Lembang antara lain co-creator, value proposition, channels, relations, value stream-returns, key resources, key activities, key partership, dan value stream-outlay and costs, pembuatan model bisnis perbaikan berdasarkan analisis SWOT pada masing-masing elemen, serta program perbaikan berupa pengembangan internal organisasi, saluran distribusi, informasi, dan komunikasi, serta pengelolaan keuangan berbasis Badan Layanan Umum (BLU).

Kata kunci: BIB, business model canvas, peternakan ,strategi pengembangan , SWOT

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-09-05
How to Cite
Prabuwisudawan, D., Rifin, A., & Djohar, S. (2018). Strategi Pengembangan Balai Inseminasi Buatan Lembang Kabupaten Bandung Barat dengan Pendekatan Business Model Canvas. Jurnal Aplikasi Bisnis Dan Manajemen (JABM), 4(3), 317. https://doi.org/10.17358/jabm.4.3.317