Kontribusi Tenaga Kerja Perempuan Terhadap Pendapatan dan Pengelolaan Usaha Ternak Sapi Perah Anggota KPSBU di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat

The Contribution of Women's Labor to the Income and Management of Dairy Cattle Farming by KPSBU Members (Case Study: TPK Cilumber, Lembang District, West Bandung Regency)

Authors

  • Latifah Sri Andini Department of Resource and Environmental Economics, Faculty of Economics and Management, IPB University, Indonesia
  • Adi Hadianto Department of Resource and Environmental Economics, Faculty of Economics and Management, IPB University, Indonesia
  • Dea Amanda Agribusiness Management Study Program, Vocational School, IPB University, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29244/cmd18455

Keywords:

household economics, female farmer, gender, HOK, time allocation

Abstract

Women play a significant role in supporting the sustainability of dairy cattle farming by participating in various productive livestock activities. However, this contribution is not yet reflected in the level of income and recognition they receive. This situation means that women's contributions are still not fully recognized economically. Based on this, the objectives of this study are 1) to analyze the role and time spent by women in dairy farming, 2) to analyze the average contribution of women's income to dairy farming income, and 3) to analyze decision-making in dairy farm management. The methods used in this study are quantitative data analysis, income analysis, and analysis of women's income contribution. The results of the study show that: 1) the average amount of time spent working by female farmers reached 129,91 HOK/year, which was greater than the amount of time spent working by farmers' wives, which was 113,08 HOK/year, 2) the contribution of female farmers' cash income was Rp17.618.870/year, which was greater than the cash income of farmers' wives, which was Rp13.667.244/year, and 3) both men and women mostly agreed upon decision-making in dairy cattle farm management. Women predominantly make decisions on the management and allocation of income from livestock businesses.

Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberlangsungan usaha ternak sapi perah melalui keterlibatannya dalam berbagai kegiatan produktif budidaya ternak. Namun, kontribusi tersebut belum tercermin dengan tingkat pendapatan dan pengakuan yang diterima. Kondisi ini menyebabkan kontribusi perempuan masih kurang diakui secara ekonomi. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah 1) menganalisis peran dan curahan waktu kerja perempuan dalam usaha ternak sapi perah, 2) menganalisis rata-rata kontribusi pendapatan perempuan terhadap pendapatan usaha ternak sapi perah, dan 3) menganalisis pengambilan keputusan dalam pengelolaan usaha ternak sapi perah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif, analisis pendapatan dan kontribusi pendapatan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: rata-rata jumlah curahan waktu kerja peternak perempuan  sebesar 129,91 HOK/tahun, lebih besar dibandingkan curahan waktu kerja istri peternak sebesar 113,08 HOK/tahun,  dan kontribusi peternak perempuan terhadap pendapatan tunai sebesar Rp17.618.870/tahun lebih besar dibandingkan dengan pendapatan tunai istri peternak sebesar Rp13.667.244/tahun. Selanjutnya model pengambilan keputusan dalam pengelolaan usaha ternak sapi perah disepakati bersama oleh laki-laki dan perempuan. Sementara itu untuk pengelolaan dan pengalokasian pendapatan dari usaha ternak dominan dilakukan oleh perempuan. Hal ini menunjukan tenaga kerja perempuan memiliki kontribusi besar terhadap pendapatan dan pengelolaan usaha ternak sapi perah. 

References

Asmara, A., Purnamadewi, Y. L., & Lubis, D. (2016). Keragaan Produksi Susu dan Efisiensi Usaha Peternakan Sapi Perah Rakyat di Indonesia. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 13(1), 14–25. https://doi.org/10.17358/JMA.13.1.14

BPS [Badan Pusat Statistik]. (2024). Statistik Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.

BPS [Badan Pusat Statistik]. (2025). Kabupaten Bandung Barat dalam Angka 2025: Vol. XVI (BPS Kabupaten Bandung Barat). BPS Kabupaten Bandung Barat.

Hugeng, S. (2011). Alokasi Waktu Kerja dan Kontribusi Perempuan Terhadap Pendapatan Keluarga di Permukiman Transmigrasi SEI Rambutan SP 2. Jurnal Ketransmigrasian, 28(2), 125–134.

Lestariningsih, M., Basuki, & Endang. (2008). Peran serta Wanita Peternak Sapi Perah dalam Meningkatkan Taraf Hidup Keluarga. EKUITAS (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 12(1), 121–141. https://ejournal.stiesia.ac.id/ekuitas/article/view/236/222

Nadhira, V. F. (2017). Analisis Gender Dalam Usaha Ternak dan Hubungannya Dengan Pendapatan Rumah Tangga Peternak Sapi Perah (Kasus di Desa Magarmukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten bandung, Jawa Barat). Institut Pertanian Bogor.

Novitasari, A., Hutasoit, R. A. F., Rozi, A. F., & Rohmah, A. A. (2023). Faktor yang Mempengaruhi Produksi Susu (Studi Kasus Peternakan Sapi Perah di Kota Batu). Jurnal Triton, 14(2), 359-372.

Pradita, M.A., Falatehan, A.F., Amanda, D. (2024). Perbandingan Kelayakan Ekonomi Usaha Sapi Perah Skala Kecil Dengan dan Tanpa Biodigester di Desa Mundu, Kabupaten Klaten: Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics, 3(2), 101- 115.

https://doi.org/10.29244/ijaree.v3i2.58447

Riztri, L. A. (2023). Peran Perempuan pada Usahatani Jagung di Kabupaten Tanah Laut

Satiti, E., Andarwati, S., & Kusumastuti, T. A. (2022). Peran Perempuan dalam Peternakan Sapi Perahpada kelompok Tani Ternak Desa Samiran, Boyolali, Jawa Tengah. Kawistara: The Journal of Social Sciences and Humanities, 12(1), 79–98.

Shandiego, E. (2019). Peranan Tenaga Kerja Perempuan Dalam Usaha Peternakan Sapi Perah (Studi Kasus di Kelompok Tani Wanita Pandermania Batu Malang). Universitas Brawijaya.

Soekartawi. 1995. Ilmu Usahatani. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sumilat, D. E. (2018). Analisis Gender Rumah Tangga Tenaga Kerja Perempuan dalam Sektor Industri Garmen dengan Sistem Putting Out.

Suradisastra K, Lubis AM. 2000. Aspek Gender dalam Kegiatan Usaha Peternakan. WARTAZOA. 10(1):13–19.

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Kontribusi Tenaga Kerja Perempuan Terhadap Pendapatan dan Pengelolaan Usaha Ternak Sapi Perah Anggota KPSBU di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat: The Contribution of Women’s Labor to the Income and Management of Dairy Cattle Farming by KPSBU Members (Case Study: TPK Cilumber, Lembang District, West Bandung Regency). (2026). Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics, 4(2). https://doi.org/10.29244/cmd18455