Analisis Keberlanjutan Pertanian Kopi Arabika di Desa Sukawangi Kabupaten Bogor
Sustainability Analysis in Arabica Coffee Farming in Sukawangi Village, Bogor Regency
DOI:
https://doi.org/10.29244/enqa8g65Kata Kunci:
Kopi arabika, Keberlanjutan, RAP-CoffeeAbstrak
Abstrak
Kopi merupakan salah satu komoditas yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi hijau dan keberlanjutan sektor perkebunan di Indonesia. Namun, dinamika harga global, penurunan produktivitas, serta lemahnya kelembagaan petani menjadi tantangan utama bagi keberlanjutan sistem usahatani kopi, khususnya di Desa Sukawangi, Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan usahatani kopi arabika di Desa Sukawangi berdasarkan lima dimensi utama: ekologi, ekonomi, sosial, kelembagaan, dan teknologi. Pendekatan yang digunakan adalah RAP-Coffee berbasis Multidimensional Scalling (MDS). Pengumpulan data meliputi data primer dan sekunder. Kemudian dilakukan menggunakan program Microsoft Office Excel dan Metode Multi-Dimensional Scalling (MDS) melalui perangkat lunak Rapid Appraisal for Fisheries (RAP-Coffee). Hasil penelitian menunjukkan indeks keberlanjutan dengan nilai sebesar 65.33% yang termasuk dalam kategori cukup berkelanjutan. Dimensi teknologi 78.85% memiliki nilai indeks tertinggi dengan kategori berkelanjutan, dimensi sosial dengan nilai indeks 73.41% dan dimensi ekologi 72.99% memiliki kategori yang cukup berkelanjutan. Namun, dimensi ekonomi memiliki nilai indeks terendah yaitu 49.87% dan dimensi kelembagaan 51.54% teridentifikasi adanya kendala pada aspek keberlanjutan tergolong kurang berkelanjutan. Analisis leverage mengidentifikasi atribut-atribut sensitif yang menjadi pengungkit utama, yaitu pengelolaan limbah, penggunaan pestisida, pemberdayaan masyarakat, standar pencatatan, pengakuan sertifikasi, dan akses pasar. Uji Monte Carlo mengonfirmasi stabilitas model dengan selisih nilai yang kecil 0.20% - 2.78% antara hasil MDS dan simulasi. Penelitian ini merekomendasikan intervensi kebijakan yang berfokus pada penguatan kelembagaan petani, fasilitas sertifikasi, akses pembiayaan hijau, dan adopsi teknologi pascapanen ramah lingkungan untuk meningkatkan keberlanjutan usahatani secara menyeluruh.
Referensi
Fauzi, A. (2005). Pemodelan sumber daya perikanan. Gramedia Pustaka Utama.
Fauzi A, Suzy A. (2013). Pemodelan Sumber Daya Perikanan dan Kelautan untuk Analisis Kebijakan. Gramedia Pustaka Utama.
Fauzi, A. (2019). Teknik analisis keberlanjutan. Gramedia Pustaka Utama.
Fiamegos, Y., Papoci, S., Dumitrascu, C., Ghidotti, M., Zdiniakova, T., Ulberth, F., & de la Calle Guntiñas, M. B. (2021). Are the elemental fingerprints of organic and conventional food different ED-XRF as screening technique. Journal of Food Composition and Analysis, 99, 103854.
Hardjomidjojo, H., Raharja, S., & Chosyi'ah, M. A. (2016). Pengukuran indeks keberlanjutan industri gula. MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah, 11(1), 89-96.
Haris, A. T. L. P. L., Tahir, R., Mundiyah, A. I., & Angka, A. W. (2023). Strategi Pengembangan Agribisnis Kopi Robusta sebagai Wujud Penguatan Ekonomi Kerakyatan Pedesaan di Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Indonesia. Agro Bali: Agricultural Journal, 6(2), 479-491.
Gibson R. B., Selma Hassan., S. Holtz., James Tansey., Graham S. Whitelaw. (2005). Sustainability Assesment: Criteria, Process and Application. London: Earthscan.
[ICO] International Coffee Organization (2023). Konsumsi Domestik Kopi Indonesia Tahun 2017-2023. Internasional Coffee Organization.
Malhotra, N. K. (2006). Riset Pemasaran (edisi keempat jilid 2) Pendekatan Terapan. Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.
Ostrom, E. (1990). Governing the commons: The evolution of institutions for collective action. Cambridge university press.
Parmawati, R., Andawayanti, U., & Sholihah, Q. (2022). Analisis keberlanjutan perkebunan kopi rakyat di Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi. AGROMIX, 13(1), 126-135.
Pretty, J. (2003). Social capital and collective management of resources. Science. Vol 302, No. 5652, pp. 1912-1914.
Raihan, F.A, Supriyadi, I, Syahtaria, I. (2022). Pembiayaan Hijau (Green financing) dan Aturan Kebijakan pada Energi terbarukan dalam Rangka Mendukung Ketahanan Energi Nasional Green financing and Policy Rules on Renewable Energy in Supporting National Energy Security. Ketahanan Energi, 8(2).
Ramadan. (2015). Keberlanjutan Pembangunan Kawasan Usaha Peternakan Sapi Perah Kabupaten Bogor. Jurnal Agro Ekonomi: 33(1), 51-72.
Yusuf, M., Wijaya, M., Surya, R. A., & Taufik, I. (2021). MDRS-RAPS: teknik analisis keberlanjutan. Tohar Media.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Amelia Febriana, Eka Intan Kumala Putri, Ahyar Ismail

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.