Pengaruh Beberapa Perlakuan Pelapisan Benih terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Jeruk Peras (Citrus microcarpa) selama Penyimpanan
DOI:
https://doi.org/10.29244/agrob.14.3.73835Abstract
Pelapisan benih merupakan salah satu metode peningkatan mutu benih (invigorasi) yang bertujuan menyediakan materi khusus sebagai nutrisi tambahan dalam mempertahankan mutu benih. Teknik ini diterapkan pada benih tebar langsung tanpa semai salah satunya yaitu kegiatan revegetasi pada lingkungan sub optimum yang membutuhkan kekuatan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang berkelanjutan sehingga harus memiliki viabilitas dan vigor yang tinggi. Penelitian ini bertujuan memperoleh metode aplikasi pelapisan yang tepat untuk mempertahankan viabilitas dan vigor benih jeruk peras (Citrus microcarpa) selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak faktorial. Faktor pertama adalah pelapisan benih yang terdiri atas enam taraf yaitu lapisan (1) CMC, (2) CMC + pupuk kandang ayam, (3) CMC + vermikompos, (4) tapioka, (5) tapioka + pupuk kandang ayam, dan (6) tapioka + vermikompos. Faktor kedua adalah periode simpan yang terdiri atas tiga taraf yaitu 0, 2, dan 4 minggu. Pengamatan dilakukan terhadap kadar air benih, daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum, indeks vigor, kecepatan tumbuh, mean germination time, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan vermikompos atau pupuk kandang ayam dalam pelapisan benih menurunkan kadar air benih secara signifikan. Teknik seed coating (CMC atau tapioka) lebih mampu mempertahankan viabilitas dan vigor dibandingkan dengan teknik seed pelleting (CMC + vermikompos, CMC + pupuk kandang ayam, tapioka + vermikompos, tapioka + pupuk kandang ayam). Teknik seed coating dengan bahan dasar CMC dapat mempertahankan kadar air benih 38.5% dan tapioka 36.9% serta memiliki vigor lebih baik berdasarkan tolok ukur kecepatan tumbuh (CMC 3.34% etmal-1 dan tapioka 2.99% etmal-1).
Kata kunci: CMC, invigorasi, kadar air, tapioka, vermikompos
Downloads
References
Abimata, B. R. (2023). Invigorasi benih jagung (Zea mays L.) dengan priming vermikompos untuk mengatasi cekaman kekeringan [Skripsi, Institut Pertanian Bogor].
Agustiansyah, Paul, B., & Rosalia, D. (2016). Pengaruh pelapisan benih terhadap perkecambahan benih padi (Oryza sativa L.) pada kondisi media kertas keracunan aluminium. Agrovigor, 9(1), 24–32
Aryanti, N. A., Anwar, A., Efendi, S., & Suhendra, D. (2021). Pengaruh coating gel lidah buaya terhadap viabilitas dan vigor benih kakao. Jurnal Pertanian, 12(2), 55-65.
Aziztia, R. N., Herawati, W., & Hidayah, H. A. (2023). Keanekaragaman morfologi Citrus spp. Di Kecamatan Ajibarang. Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, 5(3), 144-152. https://doi.org/10.20884/1.bioe.2023.5.3.4717
Bradford, K. J., & Dahal, P. (2018). Quantifying the potential longevity of seeds. Journal of Experimental Botany, 69(20), 425–434.
Chaniago, N., & Inriyani, Y. (2019). Pengaruh jenis bahan organik dan lamanya proses pengomposan terhadap kuantitas dan kualitas vermikopos. BERNAS Agricultural Research Journal, 15(1), 68-81.
Deglas, W. (2023). Pengaruh jenis plastik polyethylene (PE), polypropylene (PP), high density polyethylene (HDPE), dan overheated polypropylene (OPP) terhadap kualitas buah pisang mas. Agrofood, 5(1), 33-42. https://doi.org/10.63848/agf.v05n1.5
Fatikhasari, Z., Lailaty, I. Q., Sartika, D., & Ubaidi, M. A. (2022). Viabilitas dan vigor benih kacang tanah (Arachis hypogaea L.), kacang hijau (Vigna radiata (L.) R Wilczek), dan jagung (Zea mays L.) pada temperatur dan tekanan osmotik berbeda. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 27(1), 7-17.
Fatimah, S., Suwarno, F. C., & Nindita, A. (2016). Metode ekstraksi, pengujian daya berkecambah dan kadar air kritikal benih jeruk limau (Citrus amblycarpa (Hassk.) Ochse) [Skripsi, Institut Pertanian Bogor]. https://doi.org/10.18343/jipi.27.1.7
Harahap, R. F. (2016). Restorasi lahan pasca panen tambang timah di Pulau Bangka. Jurnal Society, 6(1), 61–69. https://doi.org/10.33019/society.v4i1.36
Hayati, N., & Setiono. (2021). Pengaruhn lama penyimpanan terhadap viabilitas benih kedelai (Glycine max (L) Merrill) varietas ‘Anjasmoro’. Jurnal Sains Agro, 6(2), 66–76.
Ilyas, S. (2012). Ilmu dan teknologi benih. IPB Press.
Imansari, F., & Haryanti, S. (2017). Pengaruh konsentrasi HCl terhadap laju perkecambahan biji asam jawa (Tamarindus indica L.). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 2(2), 187-192. https://doi.org/10.14710/baf.2.2.2017.187-192
International Seed Testing Association. (2021). International rules for seed testing. ISTA.
Irawan, A., & Hidayah, H. N. (2019). Pengaruh kondisi dan periode simpan terhadap perkecambahan benih cempaka wasian (Magnolia tsiampaca (Miq.) Dandy). Jurnal Perbenihan Tanaman Hutan, 7(1), 55–65. https://doi.org/10.20886/bptpth.2019.7.1.55-65
Kurnia, V. C., Sumiyati, S., & Samudro, G. (2017). Pengaruh kadar air terhadap hasil pengomposan sampah organik dengan metode open windrow. Jurnal Teknik Mesin (JTM), 6, 119–123 https://doi.org/10.22441/jtm.v6i2.1191
Mattjik, A. A., & Sumertajaya, I. M. (2013). Perancangan percobaan dengan aplikasi SAS dan Minitab. IPB Press.
Maulana, B., Mawandha, H. G., & Santosa, T. N. B. (2023). Pengaruh aplikasi vermikompos dan volume penyiraman terhadap pertumbuhan bibit di main nursery. Agroforetech, 1(1), 113-117.
Nirmala, S. (2019). Pengaruh konsentrasi giberelin (GA3) dan lama perendaman terhadap viabilitas jeruk (Citrus limonia Osbeck) kultivar Japansche citroen [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Nisfiyah, L., Rahman, F. A., & Supriyadi, S. (2024). Pengaruh pelapisan benih (seed coating) dan cekaman kekeringan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 11(1), 39–48. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.1.5
Noeryanti, A. D. S., Kartina, A. M., & Eris, F. R. (2022). Pengembangan metode uji pemunculan radikula sebagai metode uji cepat viabilitas dan vigor benih beberapa varietas benih kopi arabika (Coffea arabica L.). Jurnal Ilmu Pertanian, 4(1), 439–456.
Patra, S. (2025). Recalcitrant seeds: A review of research on the key factors affecting and some important management strategies for extending longevity during storage. Journal of Stress Physiology & Biochemistry, 21(1), 190–205.
Pranata, C. A. (2022). Pengaruh pelleting terhadap perkecambahan benih padi sawah (Oryza sativa L.) [Skripsi, Universitas Lampung]. https://doi.org/10.23960/ja.v21i2.6177
Priadi, D. (2010). Aplikasi teknik enkapsulasi pada benih sengon (Paraserianthes falcataria). Teknologi Indonesia, 33(2), 92–99.
Puspitasari, S. O. D. (2024). Pengaruh suhu dan masa simpan terhadap viabilitas benih kedelai (Glycine max L.) hasil coating [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Rajagukguk, S. G. (2022). Pengaruh bahan pelleting terhadap perkecambahan benih bawang merah (Allium cepa L.) [Skripsi, Universitas Lampung]. https://doi.org/10.23960/ja.v22i1.7105
Safitri, G. E. (2018). Pengujian viabilitas dan kadar air kritikal benih jeruk siam (Citrus nobilis) [Skripsi, Institut Pertanian Bogor].
Seprita, L., Purnama, I., & Sari, V. I. (2021). Aplikasi kascing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum). Jurnal Agrotela Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning, 1(1), 26–32.
Setyowati, R. D. N., Amala, N. A., & Aini, N. N. U. (2017). Studi pemilihan tanaman revegetasi untuk keberhasilan reklamasi lahan bekas tambang. Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan, 3(1), 14–20. https://doi.org/10.29080/alard.v3i1.256
Shafira, O. H., Hendarto, K., Ginting, Y. C., & Ramadiana, S. (2022). Pengaruh dosis pupuk kandang ayam dan aplikasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon (Cucumis melo L.). Jurnal Kelitbangan, 10(1), 39–50. https://doi.org/10.35450/jip.v10i01.238
Sudrajat, D. J., Yuniarti, N., Nurhasybi, Syamsuwida, D., Danu, Pramono, A. A., & Putri, K. P. (2017). Bunga rampai: Karakteristik dan prinsip penanganan benih tanaman hutan berwatak intermediet dan rekalsitran. IPB Press.
Tefa, A. (2017). Uji viabilitas dan vigor benih padi (Oryza sativa L.) selama penyimpanan pada tingkat kadar air yang berbeda. Savana Cendana: Jurnal Pertanian Konservasi Lahan Kering, 2(3), 48–50. https://doi.org/10.32938/sc.v2i03.210
Wahyuni, A., & Chrisna, O. (2019). Hubungan antara uji perkecambahan benih dan kemunculan bibit di lapangan pada lima galur padi. Jurnal Planta Simbiosa, 1(2), 14–22. https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v1i2.1484
Yudono, P. (2021). Ilmu dan teknologi benih rekalsitran. UGM Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All publications by Buletin Agrohorti is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












