Evaluasi Karakter Agronomi dan Toleransi Genotipe Kacang Hijau terhadap Herbisida Glifosat
DOI:
https://doi.org/10.29244/agrob.14.2.73656Abstract
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan sumber pangan protein tinggi dengan umur panen relatif singkat. Produktivitas tanaman ini sering terkendala oleh gulma invasif yang umumnya dikendalikan secara kimia menggunakan herbisida, sementara varietas kacang hijau yang toleran terhadap herbisida belum tersedia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakter agronomi dan tingkat toleransi genotipe kacang hijau koleksi IPB terhadap herbisida glifosat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober–Desember 2025 di Kebun Percobaan Cikabayan dan Laboratorium Pemuliaan Tanaman, Departemen Agronomi dan Hortikultura. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak faktor tunggal (genotipe), terdiri atas 45 genotipe koleksi IPB dan 6 varietas nasional (‘No.129’, ‘Vima 1’, ‘Vima 3’, ‘Vima 5’, ‘Vimil 2’, dan ‘Sampeong’) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan lebar daun, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap diameter batang dan fitotoksisitas. Respons fitotoksisitas yang diamati pada satu minggu setelah aplikasi menunjukkan tingkat kerusakan berat hingga sangat berat. Tidak ditemukan genotipe yang toleran terhadap glifosat, namun genotipe F4-416×V2-12 (G5), F4-60×V2-6 (G21), F8-VR480B-213 (G33), ‘VR10’ (G42), and ‘Vimil 2’ (G50) mampu bertahan hidup dan berbunga hingga 2 minggu setelah aplikasi sehingga berpotensi untuk penelitian pemuliaan tanaman lanjutan.
Kata kunci: fitotoksisitas, gulma, pangan protein tinggi, pemuliaan tanaman, varietas
Downloads
References
Aditiya, D. R. (2021). Herbisida: Risiko terhadap lingkungan dan efek menguntungkan. Sainteknol, 19(1), 6–10.
Antier, C., Kudsk, P., Reboud, X., Ulber, L., Baret, P. V., & Messéan, A. (2020). Glyphosate use in the European agricultural sector and a framework for its further monitoring. Sustainability, 12(14), 5682. https://doi.org/10.3390/su12145682
Anwar, M. R. (2024). Pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogaea) pada tumpang sari dengan ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) [Skripsi, IPB University]. IPB University Scientific Repository.
Aziz, S.R.A. (2025). Pengaruh periode simpan dan panjang stek terhadap pertumbuhan dan produksi ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) [Skripsi, IPB University]. IPB University Scientific Repository.
Badan Litbang Pertanian. (2019). Varietas unggul kacang hijau. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. (2025). Data iklim Stasiun Meteorologi Jawa Barat. http://dataonline.bmkg.go.id
Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian. (2024). Deskripsi varietas unggul kacang hijau 1945–2020.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2019). Luas panen, produksi, dan produktivitas kacang tanah dan kacang hijau menurut kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2019. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah.
Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. (2019). Hasil utama penelitian tanaman aneka kacang dan umbi. Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian.
Bayyinah, L. N., Syarifah, R. N. K., & Wulansari, N. K. (2023). Identifikasi keragaman gulma pada lahan budidaya ubi kayu di Desa Tamansari, Karanglewas, Banyumas. Jurnal Agro Wiralodra, 6(2), 61–68.
Chang, S. Y., & Liao, C. (2002). Analysis of glyphosate, glufosinate and aminomethylphosphonic acid by capillary electrophoresis with indirect fluorescence detection. Journal of Chromatography A, 959(1–2), 309–315. https://doi.org/10.1016/S0021-9673(02)00454-3.
Due, M. S., Bay, J. R., & Obaria, A. (2023). Pengaruh alelopati ekstrak akar alang-alang (Imperata cylindrica L.) terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Jurnal Pertanian Unggul, 2(2), 56–62.
El-Mergawi, R., El-Dabaa, M., & Elkhawaga, F. (2025). Effect of splitting the sub-lethal dose of glyphosate on plant growth, shikimate pathway-related metabolites and antioxidant status in faba beans. Scientific Reports, 15(1), 10792. https://doi.org/10.1038/s41598-025-93910-4.
Gravena, R., Filho, R. V., Alves, P. L. C., Mazzafera, P., & Gravena, A. R. (2012). Glyphosate has low toxicity to citrus plants growing in the field. Canadian Journal of Plant Science, 92(1), 119–127. https://doi.org/10.4141/CJPS2010-231.
Hidayat, S., & Rachmadiyanto, A. N. (2017). Utilization of alang-alang (Imperata cylindrica [L.] Raeusch.) as traditional medicine in Indonesian Archipelago. SATREPS Procedia, 1, 82–89.
Hirani, A. K., Korav, S., Rajanna, G. A., Elansary, H. O., & Mahmoud, E. A. (2024). Determination of critical crop-weed competition period: Impact on growth, nutrient dynamics and productivity of green gram (Vigna radiata). Heliyon, 10(17), e37255. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e37255
Hussain, F., Khan, E. A., Baloch, M. S., Ullah, A., Khakwani, A. A., & Ullah, Q. (2022). Impact of seasonal variability on phenological development and productivity of mung bean (Vigna radiata [L.] Wilczek) in arid climatic condition. Applied Ecology and Environmental Research, 20(4), 2985–2999.
Imaniasita, V., Liana, T., Krisyetno, K., & Pamungkas, D. S. (2020). Identifikasi keragaman dan dominansi gulma pada lahan pertanaman kedelai. Agrotechno Research Journal, 4(1), 11–16.
Jing, C., Wang, J., Wu, Y., Zhou, Y., Zhu, H., Zhang, Y., Dong, S., Li, X., Zhao, J., Cao, J., Yuan, X., & Song, X. (2025). The effect of weed control with pre-emergence herbicides on the yield level of mung bean. Plants, 14(2), 275. https://doi.org/10.3390/plants14020275.
Julaili, S., Lumbanraja, J., & Pujisiswanto, H. (2019). Pengaruh sistem olah tanah dan kombinasi pupuk majemuk NPK dengan kompos terhadap pertumbuhan dan biomasa gulma pada pertanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus L.). Jurnal Agrotek Tropika, 7(3), 451–461.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Statistik makro pertanian 2022. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Lasmini, S. A., & Wahid, A. (2008). Respon tiga gulma sasaran terhadap beberapa ekstrak gulma. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 9(3), 132–142.
Mamana, E. T., Mawandha, H. G., & Rusmarni, U. K. (2023). Efektivitas pengendalian gulma talas (Colocasia esculenta L.) menggunakan metil metsulfuron dengan cara aplikasi cucuk lidi dan semprot. Agroforetech, 1(3), 1368–1373.
Marwiyah, S. (2021). Analisis genetik dan interaksi genotipe × lingkungan untuk perbaikan periode panen kacang hijau (Vigna radiata L. Wilczek) [Disertasi, IPB University]. IPB University Scientific Repository.
Marwiyah, S., Suwarno, W. B., Wirnas, D., Trikoesoemaningtyas, & Sutjahjo, S. H. (2020). Genotype by environment interaction on phenology and synchronous maturity in mungbean. Agronomy Journal, 113(3), 2321–2334. https://doi.org/10.1002/agj2.20158.
Nasution, F. M., Hasanah, Y., & Mariat, Z. (2020). Production response of mung bean (Vigna radiata L.) on the application of phosphorus fertilizer and oil palm bunch ash. Indonesian Journal of Agricultural Research, 3(1), 48–55.
Rumeser, D. C., Langi, T. M., & Koapaha, T. (2021). Karakteristik kimia dan organoleptik snack bar berbasis tepung ampas kelapa (Cocos nucifera L.) dan tepung kacang hijau (Vigna radiata). Sam Ratulangi Journal of Food Research, 1(1), 27–34.
Sembiring, D. S. P. S., & Sebayang, N. S. (2019). Uji efikasi dua herbisida pada pengendalian gulma di lahan sederhana. Jurnal Pertanian, 10(2), 61–70.
Sharma, M., Kumar, P., Choudhary, K., Kumar, J., Gurjar, B., Jat, A., Choudhary, R., & Singh, S. (2025). Seasonal incidence of major pod borers, Helicoverpa armigera (Hubner) and Maruca testulalis in mungbean (Vigna radiata L.) under organic cultivation. Journal of Experimental Agriculture International, 47(7), 864–868.
Sinaga, F., Sinaga, B. F., Anggara, D., Sihaloho, O. P., Taulani, I., & Gunawan, H. (2026). Hubungan indeks luas daun terhadap efektivitas fotosintesis. Jurnal Pertanian Agros, 28(1), 97–102.
Sutjahjo, S. H., Nisa, S. A., Marwiyah, S., & Wirnas, D. (2025). Evaluation of yield potential and pod-shattering resistance in mung bean (Vigna radiata L.). SABRAO Journal of Breeding and Genetics, 57(6), 2414–2424.
Tanaem, S., Pasangka, B., & Tarigan, J. (2021). Pengembangan kacang hijau lokal asal Amanatun Selatan yang dapat berbuah dua kali dengan metode iradiasi multigamma standar. Jurnal Fisika, 6(2), 84–90.
Togatorop, E. R., Sari, D. N., Novita, D., Susilo, E., & Parwito. (2023). Korelasi karakter pertumbuhan dan hasil kacang panjang lokal di lahan bekas sawah. PENDIPA Journal of Science Education, 5(3), 389–393.
Wahida, R., & Sebayang, H. T. (2019). Pengaruh waktu penyiangan gulma dan perbedaan dosis herbisida terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau (Vigna radiata L.). Jurnal Produksi Tanaman, 7(11), 2107–2113.
Wang, J., Yang, Q., Chen, Y., Liu, K., Zhang, Z., Xiong, Y., Yu, H., Yu, Y., Wang, J., Song, J., & Qiu, L. (2024). QTL mapping and genomic selection of stem and branch diameter in soybean (Glycine max L.). Frontiers in Plant Science, 15, 1388365. https://doi.org/10.3389/fpls.2024.1388365.
Wiharso, D., Cahyono, P., Loekito, S., Nishimura, N., & Senge, M. (2021). Effect of long-term cassava cultivation on the morphology and properties of soils in Lampung, Southern Sumatra, Indonesia. International Journal of GEOMATE, 20(79), 168–176. https://doi.org/10.21660/2021.79.5891.
Zhan, H., Feng, Y., Fan, X., & Chen, S. (2018). Recent advances in glyphosate biodegradation. Applied Microbiology and Biotechnology, 102(12), 5033–5043. https://doi.org/10.1007/s00253-018-9035-0.
Zhang, D. L., Xu, Y., Wang, J. R., Liu, B., Zhang, R., & Gong, Z. P. (2016). Studies on the regulation of lodging traits variation during soybean growth stages. Crops, 112, 112–117.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All publications by Buletin Agrohorti is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












