Manajemen Pemupukan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Bekri Lampung
DOI:
https://doi.org/10.29244/agrob.13.3.67103Abstract
Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan Indonesia. Produktivitas kelapa sawit sangat dipengaruhi oleh pengelolaan budidaya, termasuk pemupukan sebagai salah satu faktor utama dalam mempertahankan kesuburan tanah dan hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemupukan tanaman kelapa sawit sebagai upaya peningkatan produktivitas di Kebun Bekri. Penelitian dilaksanakan pada Januari–April 2020 dengan fokus pada evaluasi penerapan prinsip 5T (tepat waktu, tepat dosis, tepat tempat, tepat cara, dan tepat jenis) serta prestasi kerja tenaga pemupuk. Pengamatan dilakukan melalui penilaian langsung di lapangan, pencatatan data pemupukan, dan perbandingan dengan standar operasional perusahaan. Hasil pengamatan dianalisi menggunakan uji t-student pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan pemupukan telah menerapkan prinsip 5T dengan baik. Aspek tepat waktu, tepat tempat, tepat jenis, dan prestasi kerja telah sesuai dengan target perusahaan. Namun, pada aspek tepat dosis dan tepat cara, tingkat ketepatan masih di bawah standar optimal sehingga perlu ditingkatkan hingga >95% pada pemupukan berikutnya. Pemupukan yang efektif memerlukan perencanaan yang baik, pengawasan intensif, serta penyesuaian dosis berdasarkan analisis kebutuhan hara tanaman.
Kata kunci: kelapa sawit, ketepatan, pemupukan, prinsip
Downloads
References
Albari, J., Supijatno, Sudradjat. 2018. Peranan pupuk nitrogen dan fosfor pada tanaman kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) belum menghasilkan umur tiga tahun. Bul. Agrohorti. 6(1):42-49. DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.v6i1.16822.
Astiana, N. 2013. Optimasi pemupukan nitrogen dan kalium terhadap tanaman kelapa sawit di pembibitan utama dan tanaman belum menghasilkan [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
[BPS] Badan Pusat Statistika. 2017. Analisis Komoditas Ekspor Sektor Pertanian, Industri, dan Pembangunan 2011-2017. Jakarta (ID): BPS.
[Ditjenbun] Direktorat Jenderal Perkebunan. 2018. Statistik Perkebunan Indonesia Komoditas Kelapa Sawit 2017-2019. Jakarta (ID): Ditjenbun.
Hayat, E.S., H. Andayani. 2014. Pengelolaan limbah tandan kosong kelapa sawit dn aplikasi biomassa Chromolaena odorata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi serta sifat tanah sulfaquent. J. Teknologi Pengolahan Limbah. 17(2):44-51.
Herdiansah, R., A.P. Lontoh. 2018. Manajemen pempukan kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) di Kebun Rambutan, Sumatera Utara. Bul. Agrohorti. 6(2):296-304. DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.v6i2.22529.
Lubis, R.E., A. Wanarko. 2008. Buku Pintar Kelapa Sawit. Jakarta (ID): Agromedia Pustaka.
Khalida, R. 2018. Manajemen pemupukan tanaman kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) di Kebun Sei Sagu PT. Tunggal Perkasa Plantation Riau [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Matana, Y.R., N. Mashud. 2015. Respons pemupukan N, P, K, dan Mg terhadap kandungan unsur hara tanah dan daun pada tanaman muda kelapa sawit. Bul. Palma.16(1):23-31. DOI: https://doi.org/10.21082/bp.v16n1.2015.23-31.
Nurayubi, M.A. 2018. Manajemen pemupukan tanaman kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) di Kebun Rambutan (PTPN III) Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Pahan, I. 2015. Panduan Teknis Budidaya Kelapa Sawit. Jakarta (ID): Penebar Swadaya
Panggabean, S.M., Purwono. 2017. Manajemen pemupukan tanaman kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) di Pelantaran Agro Estate Kalimantan Tengah. Bul. Agrohorti. 5(3):316-324. DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.v5i3.16469.
Purwati, M.S. 2013. Respon pembibitan kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) terhadap pemberian dolomit dan pupuk fosfor. Ziraa’ah. 36(1):25-31.
Rahmawati, L., E.P. Santoso. 2017. Penerapan metode LSU (leaf sampling unit) untuk analisis kandungan hara pada sample daun kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.). Agrisains. 3(1):14-17.
Sitio, W., G. Wijana, I.G.N. Raka. 2015. Pemanfaatan tndan kosong kelapa sawit dan pupuk ntrogen sebagai subtitusi top soil terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elais guineensis Jacq.) periode prenursery. J. Agroteknologi Tropika. 4(4):264-273.
Syafei, H.G., T.N.B. Santoso, Y.T.M. Astuti. 2017. Kajian pengaruh curah hujan terhadap produktifitas kelapa sawit di PT. Tunggal Perkasa Plantations. J. Agromast. 2(1):1-11.
Siallagan, I., Sudradjat, Hariyadi. 2014. Optimasi dosis pupuk organik dan NPK majemuk pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan. J. Agron. Indonesia. 42(2):166-172.
Silitonga, T.F. 2018 Rekomendasi pupuk anorganik tanaman menghasilkan kelapa sawit berdasarkan analisis daun di Kebun Gunung Mas Kalimantan Tengah. J. Stindo Professional. 4(4):47-55.
Siradjuddin, I. 2015. Dampak perkebunan kelapa sawit terhadap perekonomian wilayah di Kabupaten Rokan Hulu. J. Agroteknologi. 5(2):7-14. DOI: https://doi.org/10.24014/ja.v5i2.1349.
Sudradjat, A. Darwis, A. Wachjar. 2014. Optimasi dosis pupuk nitrogen dan fosfor pada bibit kelapa sawit (Elais gueneensis Jacq.) di pembibitan utama. J. Agron. Indonesia. 42(3):222-227.
Sutarta, E.S., Winarna, M.A. Yusuf MA. 2017. Distribusi hara dalam tanah dan produksi akar tanaman kelpa sawit pada metode pemupukan yang berbeda. J. Pertanian Tropik. 4(1):84-94. DOI: https://doi.org/10.32734/jpt.v4i1.3074.
Witt, C., T.H. Fairhurst, W. Griffiths W. 2005. Key principles of crop and nutrient management in oil palm. Better Crops. 89(3):27-31
Yohansyah, W.M., I. Lubis. 2014. Analisis produktivitas kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT. Perdana Inti Sawit Perkasa I, Riau. Bul. Agrohort. 2(1):25-13. DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.2.1.125-131.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
All publications by Buletin Agrohorti is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












