Pengelolaan Pemeliharaan Tanaman Teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) dengan Aspek Khusus Pemangkasan di Unit Produksi Pagilaran

Authors

  • Salsabila Putri Aryaprasetya Program Studi Agronomi dan Hortikultura, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB University)
  • Hariyadi Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB University), Jl. Meranti, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680, Indonesia
  • Ahmad Junaedi Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB University), Jl. Meranti, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29244/agrob.13.3.67099

Abstract

Teh merupakan salah satu tanaman perkebunan bernilai ekonomis dengan umur produktif yang sangat dipengaruhi oleh teknik budidaya. Pengelolaan pemeliharaan berperan penting dalam mempertahankan dan meningkatkan produksi pucuk teh. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan pemangkasan untuk peningkatan produksi teh di kebun Pagilaran. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tanaman teh pada blok yang diamati telah memenuhi beberapa syarat dasar pemangkasan, seperti tinggi tanaman (112.63 cm) dan penurunan produktivitas (persentase pucuk burung 62%-80%). Umur pangkas kedua blok pengamatan belum mencapai standar (48 bulan), tetapi sudah mendekati (44-46 bulan). Tinggi pangkasan tanaman teh belum sesuai dengan standar kebun (40-45 cm). Kerusakan cabang yang terjadi berkisar 10%-14%. Berdasarkan uji t-student, lama kerja dan usia pemangkas berpengaruh nyata terhadap keterampilan tenaga pangkas. Pengawasan lebih lanjut dari pembimbing (mandor) sangat diperlukan untuk menghindari timbulnya kesalahan di lapangan. Luas areal pangkas yang dilakukan pada tahun 2019 melebihi luas areal yang disarankan, yaitu 25%. Tenaga pangkas yang digunakan telah memenuhi jumlah pemangkas standar dan kapasitas pemangkas sudah mencapai target yang ditetapkan. Pertumbuhan tunas sangat penting diperhatikan untuk menghitung gilir petik. Laju pertumbuhan tunas paling cepat terjadi pada cabang kecil dengan jenis bahan tanam KIARA. Tanaman yang berasal dari biji/seedling mengalami laju pertumbuhan paling lambat dibandingkan jenis bahan tanam lainnya.

Kata kunci: kerusakan cabang, klon, laju pertumbuhan, pemangkasan, pucuk burung

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji, M., Supijatno. 2015. Pengelolaan pemangkasan tanaman teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) di Karanganyar, Jawa Tengah. Bul. Agrohorti. 3(2):185-192. DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.v3i2.14924.

Anjarsari, I.R.D. 2016. Katekin teh Indonesia: prospek dan manfaatnya. Jurnal Kultivasi. 15(2):99-106. DOI: https://doi.org/10.24198/kultivasi.v15i2.11871.

Anjarsari, I.R.D., J.S. Hamdani, C.V.Z. Suherman, T. Nurmala, H. Sahrian, V.P. Rahadi. 2018. Kadar pati akar dan sitokinin endogen pada tanaman teh menghasilkan sebagai dasar penentuan pemangkasan dan aplikasi zat pengatur tumbuh. J. Kultivasi. 17(2):617-621. DOI: https://doi.org/10.24198/kultivasi.v17i2.16786.

Ayu, L., D. Indradewa, A. Ambarwati. 2012. Pertumbuhan, hasil, dan kualitas pucuk teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) di berbagai tinggi tempat. Vegetalika. 1(4):78-89.

[Balittri] Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. 2013. Teh Merah (Camellia sinensis) Hasil Eksplorasi di Kabupaten Wonosobo. Tersedia pada: http://perkebunan.litbang.pertanian.go.id.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2017. Statistik Teh Indonesia 2017. Jakarta (ID): Badan Pusat Statistik.

Dalimoenthe, S.L., Y. Rachmiati. 2009. Pengaruh penentuan saat pemangkasan dan pemupukan untuk mempercepat pemulihan pertumbuhan tanaman saat menghadapi perubahan iklim. J. Penelitian Teh dan Kina. 12(3):67-77.

Darana, S. 2011. Pengendalian Gulma Picisan pada Tanaman Teh melalui Pemangkasan dan Herbisida. Bandung (ID): Pusat Penelitian Teh dan Kina.

[Ditjenbun] Direktorat Jenderal Perkebunan Kementrian Pertanian RI. 2019. Indonesia Tahun 2018 Ekspor Teh 49 Ribu Ton. Tersedia pada: http://ditjenbun.pertanian.go.id/ati-indonesia-tahun-2018-ekspor-teh-49-ribu-ton/.

[DTI] Dewan Teh Indonesia. 2014. Perkembangan agribisnis teh dunia. Tersedia pada: http://indonesiateaboard.org/arealteh/

Effendi, D.S., M. Syakir, M. Yusron, Wiratno. 2010. Budidaya dan Pasca Panen Teh. Bogor (ID): Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

Huda, G.N., S. Zaman, Supijatno. 2015. Pengelolaan pemangkasan tanaman teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) di Unit Perkebunan Bedakah, PT Tambi Wonosobo, Jawa Tengah. Bul. Agrohorti. 3(3):395-404. DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.3.3.395-404.

Iskandar, S.H. 1988. Budidaya Tanaman Teh. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Mitrowihardjo, S., W. Mangoendidjojo, H. Hartiko, P. Yudono. 2012. Kandungan katekin dan kualitas (warna air seduhan, flavor, kenampakan) enam klon teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) di ketinggian yang berbeda. AGRITECH. 32(2):199-206.

[PPTK] Pusat Penelitian Teh dan Kina. 2006. Petunjuk Kultur Teknis Tanaman Teh. Gambung (ID).

Pranoto, E., A. Nurawan. 2017. Petunjuk teknis intensifikasi; Pola Recovery pada Tanaman Teh. Bandung (ID): Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat.

Rohmah, N., A. Wachjar. 2015. Pengelolaan pemangkasan tanaman teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) di Wonosobo. Bul. Agrohorti. 3(1):79-86. DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.v3i1.14830.

Saefas, S.A., S. Rosniawaty, Y. Maxiselly. 2017. Pengaruh konsentrasi zat pengatur tumbuh alami dan sintetik terhadap pertumbuhan tanaman teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) klon Gambung 7 setelah centering. Jurnal Kultivasi. 16(2):368-372. DOI: https://doi.org/10.24198/kltv.v16i2.12591.

Safitri, I.A., A. Junaedi. 2018. Manajemen pemangkasan tanaman teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) di Unit Perkebunan Tambi, Jawa Barat. Bul. Agrohorti. 6(3):344-353. DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.v6i3.21098.

Sukasman. 1988. Pemangkasan pada Tanaman Teh Menghasilkan. Gambung (ID): Balai Penelitian Teh dan Kina Gambung.

Wachjar, A., Supriadi. 2015. Pengelolaan pemangkasan teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Bul. Agrohorti. 3(3):350-356. DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.v3i3.16790.

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Aryaprasetya, S. P. ., Hariyadi, & Junaedi, A. . (2025). Pengelolaan Pemeliharaan Tanaman Teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) dengan Aspek Khusus Pemangkasan di Unit Produksi Pagilaran. Buletin Agrohorti, 13(3), 382-392. https://doi.org/10.29244/agrob.13.3.67099