Pengaruh Kompetisi Gulma Cyperus rotundus terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.)

Authors

  • Mauliana Zikri Program Studi Agronomi dan Hortikultura Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor (IPB University)
  • Nur Aisyah Shalliha Program Studi Agronomi dan Hortikultura Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor (IPB University)
  • Yoga Gumelar Permana Program Studi Agronomi dan Hortikultura Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor (IPB University)
  • Dwi Guntoro Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, (IPB University) Jl. Meranti, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29244/agrob.14.2.64465

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengukur dampak kompetisi gulma Cyperus rotundus terhadap pertumbuhan dan produktivitas bawang merah (Allium cepa L.). Penelitian dilaksanakan di screen house Kebun Percobaan Leuwikopo IPB menggunakan rancangan acak kelompok lengkap dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar, dan bobot kering bawang merah, serta tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot gulma teki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan gulma Cyperus rotundus memengaruhi pertumbuhan bawang merah, terutama pada 4-5 MST, yang mengakibatkan penurunan tinggi tanaman dan bobot segar. Kompetisi terjadi dalam perebutan sumber daya seperti cahaya, air, dan nutrisi. Analisis data menunjukkan bahwa populasi gulma yang lebih tinggi meningkatkan tingkat kompetisi, yang berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman bawang merah serta hasil panennya. Kompetisi antara bawang merah dengan gulma penurunan tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar dan bobot kering bawang merah. Studi ini menekankan pentingnya pengelolaan gulma untuk meminimalkan kerugian produktivitas bawang merah.

Kata kunci: persaingan gulma, periode kritis tanaman, produktivitas, teki

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, M. G., Purnawanto, A. M., & Budi, G. P. (2016). Periode kritis tanaman bawang merah varietas bima (Allium ascalonicum L.) terhadap persaingan gulma. Agritech, 18(1), 30-38.

Craine, J. M., & Dybzinski, R. (2013). Mechanisms of plant competition for nutrients, water and light. Functional Ecology, 27(4), 833–840.

Damalas, A. C., & Koutroubas, D. S. (2022). Weed Competition Effects on Growth and Yield of Spring-Sown White Lupin. Horticulturae, 8(5), Article 430. https://doi.org/10.3390/horticulturae8050430

Handayani, S. D. V., & Sulistyaningsih, E. (2023). Dampak interferensi gulma terhadap kualitas dan hasil bawang merah (Allium cepa L. Aggregatum Group). Vegetalika, 12(2), 173–182. https://doi.org/10.22146/veg.81614

Harre, N. T., & Young, B. G. (2020). Early-season nutrient competition between weeds and soybean. Journal of Plant Nutrition, 43(13), 1887–1906. https://doi.org/10.1080/01904167.2020.1750643

Kementerian Pertanian. (2020). Statistik konsumsi pangan tahun 2020 (pp. 1–132). Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian. https://pertanian.go.id

Korav, S., Dhaka, A. K., Singh, R., Premaradhya, N., & Reddy, G. C. (2018). A study on crop weed competition in field crops. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 7(4), 3235–3240.

Padjung, R. E., Syam’un, F., Haring, K., Mantja, N., Kasim, Y., & Suni, Y. (2020). Weeds diversity and the production of shallot (Allium ascalonicum L.) due to the application of azolla fertilizers and oxyfluorfen. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 575, Article 012040. https://doi.org/10.1088/1755-1315/575/1/012040

Reesha, A., Ahmed, M. W., Asma, S. K., & Anees, A. (2023). Cyperus rotundus commonly used drug in Unani medicine. Journal of Drug Delivery and Therapeutics, 13(8), 81–84. https://doi.org/10.22270/jddt.v13i8.6160

Saidah, A. N., Wahyuni, I. S., Muchtar, Padang, & Sutardi. (2020). The growth and yield performance of true shallot seed production in Central Sulawesi, Indonesia. International Journal of Agronomy, 4(1), 18–22.

Sarah, S., Dharmono, & Riefani, M. K. (2022). Rumput (Cyperaceae) di Habitat Rawa Bervegetasi Galam di Kecamatan Bati-Bati, Kalimantan Selatan. Wahana-Bio: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 14(1), 11–21. https://doi.org/10.20527/wb.v14i1.12758

Sulistyaningsih, E., Pangestuti, R., & Rosliani, R. (2020). Growth And Yield of Five Prospective Shallot Selected Accessions from True Seed of Shallot in Lowland Areas. Ilmu Pertanian (Agricultural Science), 5(2), 92–97. https://doi.org/10.22146/ipas.53121

Swanton, C. J., Nkoa, R., & Blackshaw, R. E. (2015). Experimental methods for crop-weed competition studies. Weed Science, 63(SP1), 2–11. https://doi.org/10.1614/WS-D-13-00062.1

Tursun, N., Bükün, B., Karacan, S. C., Ngouajio, M., & Mennan, H. (2007). Critical period for weed control in leek (Allium porrum L.). HortScience, 42(1), 106–109. https://doi.org/10.21273/HORTSCI.42.1.106

Tustiyani, I., Nurjanah, D. R., Maesyaroh, S. S., & Mutakin, J. (2019). Identifikasi keanekaragaman dan dominansi gulma pada lahan pertanaman jeruk (Citrus Sp.). Jurnal Kultivasi, 18(1), 779–783. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v18i1.19288

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Zikri, M., Shalliha, N. A. ., Permana, Y. G., & Guntoro, D. (2026). Pengaruh Kompetisi Gulma Cyperus rotundus terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.). Buletin Agrohorti, 14(2), 217-222. https://doi.org/10.29244/agrob.14.2.64465