Pengaruh Dosis Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan, Produktivitas Dan Kualitas Umbi Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Klon Beniazuma

Authors

  • Said Arsandi Naim Harahap Program Studi Agronomi dan Hortikultura, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor (IPB University)
  • Suwarto Suwarto Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB University)

DOI:

https://doi.org/10.29244/agrob.v13i1.60715

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) atau ketela rambat berasal dari Hindia Barat atau Amerika Selatan, merupakan bahan makanan tambahan atau pengganti makanan pokok beras yang telah mendapatkan perhatian lebih masyarakat. Selain sebagai salah satu bahan pangan, ubi jalar juga dimanfaatkan sebagai bahan baku industri seperti tepung, makanan ternak dan gula cair. Pemupukan merupakan salah satu faktor penting dalam budidaya tanaman ubi jalar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji beberapa dosis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan produksi ubi jalar klon Beniazuma. Percobaan penelitian ini dilakukan di Kebun Merdesa Cikarawang serta Laboratorium Pasca Panen dan Mikro Teknik Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB University dari bulan Oktober 2022 hingga Agustus 2023. Percobaan penelitian disusun dalam Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal dengan lima taraf percobaan yaitu 0 kg ha-1, 100 kg ha-1, 200 kg ha-1, 300 kg ha-1, 400 kg ha-1 pupuk organik. Terdapat empat ulangan dengan lima perlakuan sehingga ada 20 percobaan. Ubi jalar klon Beniazuma menunjukkan hasil respon kuadratik terhadap peningkatan dosis pupuk organik pada peubah panjang batang utama, diameter batang utama, jumlah daun, dan jumlah cabang baru. Pada komponen produksi umbi perlakuan dosis pupuk organik hanya berpengaruh pada peubah bobot kering umbi, diameter umbi, dan tingkat kemanisan umbi sedangkan pada peubah lainnya tidak berpengaruh nyata.

Kata kunci: berat kering, jumlah cabang baru, komponen produksi, panjang batang

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhar, C., S.H. Sumarian, W.A. Nugroho. 2016. Rancang bangun metering device tipe screw conveyor dengan dua arah keluaran untuk pemupukan tanaman tebu. JKPTB. 4(1):1-10.

Arifin, S. 2016. Dinamika Karbon Organik Terlarut pada Toposekuen dan Hubungannya dengan Sifat tanah di Taman Nasional Bukit Duabelas [tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Bertham, Y.H. 2002. Respon tanaman kedelai (Glycine max L. Merril) terhadap pemupukan fosfor dan kompos jerami pada tanah utosil. J. Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia. 1(4):78-83.

Ceunfin, S., M.G. Bere. 2022. Pengaruh jenis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa kultivar ubi jalar (Ipomoea batatas L.) di lahan kering. J. Pertanian Konservasi Lahan Kering. 7(2):33-37. DOI: https://doi.org/10.32938/sc.v7i02.1377.

Cutler, D., T. Botha, D. Stevenson. 2007. Plant Anatomy : An Applied Approach. USA: Blackwell Publishing Ltd.

Damanhuri, N., Basuki, Harijono, A. Kasno. 2005. Respon terhadap ubi jalar (ipomoea batatas l.) kaya antosianin terhadap lingkungan tumbuh dan habitat. J. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. 16(3):4-10.

Enujeke, E.C. 2013. Growth and yield responses of cucumber to five different rates of poultry manure in Asaba area of Delta State. Agricultural Science and Soil Science. 3(11):369–375.

Gardner, F.P., R.B. Pearce, R.L. Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Gardner, F.P. 2008. Fisiologi Tanaman Budidaya. Jakarta: Universitas Indonesia Press (UI-Press).

Ginting, E.N., A. Sutandi, B. Nugroho, L.T. Indriyanti. 2013. Rasio dan kejenuhan hara k, ca, mg di dalam tanah untuk tanaman kelapa sawit. J. Tanah dan Lingkungan. 15(2):60-35. DOI: https://doi.org/10.29244/jitl.15.2.60-65.

Hakim, A.R., L.D. Soelaksini, R.A.M. Asyim. 2018. Suplai dosis P dan K terhadap laju pertumbuhan dan produksi tanaman ubi jalar varietas antin 3. Agriprima. 3(2):44-54. DOI: https://doi.org/10.25047/agriprima.v2i1.78.

Hamma, I.L., U. Ibrahim, M. Haruna. 2012. Effect of planting date and spacing on the growth and yield of sweet pepper (Capsicum annuum L.) in samara area of Zaria in Nigeria. J. Agric. Food and Environ. 8:63-66.

Hardjowigeno, S. 2007. Ilmu Tanah. Jakarta: Akademika Pressindo.

Hardjowigeno, S., Widiatmaka. 2011. Evaluasi Lahan dan Perencanaan Tata Guna Lahan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press

Hayatulloh, R. 2017. Respon pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium cepa L. Var Bima) Bima pada Berbagai Komposisi Media Tanam, [skripsi]. Indralaya: Universitas Sriwijaya.

Jedeng, W. 2011. Pengaruh jenis dan dosis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar varietas lokal ungu [tesis]. Denpasar: Universitas Udayana.

Juanda, D., B. Cahyono. (2000). Ubi Jalar, Budi Daya dan Anslisis Usaha Tani. Yogyakarta: Kanisius.

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2021. Data Lima Tahun Terakhir Produksi, Luas Panen, Serta Populasi Sub Sektor Kementerian Pertanian. https://www.pertanian.go.id/home/?show=page&act=view&id=61.

Leopold, C.A., P.E. Kriedman. 1994. Plant growth and development second edition. J. Tradit Complement. 6(2):195202.

Limbongan, Y.I. 2010. Interaksi komponen pertumbuhan dan hasil tanaman ubi jalar. Agrosaint UKI Toraja. 1(3):53-59.

Machrodania, Yulia, E. Ratnasari. 2015. Pemanfaatan pupuk organik cair berbahan baku kulit pisang, kulit telur, dan gracillaria gigas terhadap pertumbuhan tanaman kedelai varietas anjasmoro. J. Lentera Bio. 4(3):168-173

Magagula, N.E.M., E.M. Ossom, R.L. Rhykerd, C.L. Rhykerd. 2010. Chicken manure affects sweet potato nutrient element concetration in tubers and leaves in swaziland. J. Agric. Food Tech. 1(1):8-16.

Marida, S., Y.I. Bayu, Y. Prayogo. 2016. Pengendalian hama penggerek ubi jalar (Cylas formicarius (Fabricus) (Coleoptera: Curculionidae) menggunakan cendawan entomopatogen Beauveria bassiana (Balsamo) Vuillemin. J. Entomologi Indonesia. 13(1):40-48. DOI: https://doi.org/10.5994/jei.13.1.40.

Muas, I., Jumjunidang, Hendri, B. Hariyanto, L. Oktariana. 2020. Pengaruh pemberian pupuk organik terhadap pertumbuhan dan produksi buah naga. J. Hort. 30(1):21-28. DOI: https://doi.org/10.21082/jhort.v30n1.2020.p21-28.

Nonci, N. 2005. Bioekologi dan pengendalian kumbang Cylas formicarius Fabricus (Coleoptera: Curculionidae). J. Litbang Pertanian. 24:63–69.

Paturohman, E., Sumarno. 2015. Pemupukan sebagai penentu produktivitas ubi jalar. Iptek Tanaman Pangan. 10(2): 7784.

Putri, F.P. 2013. Pengaruh pupuk N, P, K, azolla (Azolla pinata) dan kayu apu (Pistia stratiotes) pada pertumbuhan dan hasil padi sawah (Oryza sativa). J. Produksi Tanaman. 1(3):1-13.

Rahayuningsih, S.A. 2003. Profil varietas unggul ubi jalar sari : beradaptasi luas dan berumur genjah. Bulpa. 5(6):57-67. doi: 10.21082/bul palawija.v0n5- 6.2003.p57-67.

Rahmiana, E.A., S.Y. Tyasmoro, N.E. Suminarti. 2015. Pengaruh pengurangan panjang sulur dan frekuensi pembalikan batang pada pertumbuhan dan hasil tanaman ubi jalar (Ipomoea batatas L.) varietas madu oranye. J. Produksi Tanaman. 3(2):126-134. DOI: https://doi.org/10.15575/856.

Raihan, H., Nurtitayanti. 2001. Pengaruh pemberian bahan organik terhadap pertumbuhan N dan P tersedia tanah serta hasil beberapa varietas jagung dilahan pasang surut sulfat masam. J. Agrivita. 23(1):13-21.

Ramdhini, R.N., A.I. Manalu, I.P. Ruwaida, P.L. Isrianto, N.H. Panggabean, S. Wilujeng, I. Erdiandini, S.R.F. Purba, E. Sutrisno, I.L. Hulu, S. Purwanti, B. Utomo, D,R, Surjaningsih. 2021. Anotomi Tumbuhan. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Salawu, I.S., A.A. Mukhtar. 2008. Reducing the dimension of growth anda yield characters of sweetpotato (Ipomoea batatas L.) varieties as affected by varying rates of organic and inorganic fertilizer. Asian J. Agric. Res. 2(1):41-44. DOI: https://doi.org/10.3923/ajar.2008.41.44.

Samosir, K.U., Y. Bodang, Y.A. Mustamu, H.W. Tubur, R. Hussein. 2021. Ketahanan beberapa genotipe ubi jalar ( Ipomoea batatas L. ) terhadap hama boleng Cylas formicarius Fabricus. J. Agrotek. 9(2):31-42. DOI: https://doi.org/10.46549/agrotek.v9i2.174.

Setyamidjaja, D. 1986. Pupuk dan Pemupukan. Jakarta: CV Simplex.

Siregar, S. (2013). Statistik Parametrik untuk Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.

Suismono. 1995. Kajian teknologi pembuatan tepung ubi jalar (Ipomoea batatas L) Dan manfaatnya untuk produk ekstruksi mie basah [tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Syarfaini, M.F. Satrianegara, S. Alam, Amriani. 2017. Analisis kandungan zat giji biskuit ubi jalar ungu sebagai alternatif perbaikan gizi di masyarakat. J. Public Health Science. 9(2):41-44.

Triwarsana, L.R.D. 2009. Pengaruh dosis pupuk urea dan urin sapi pada tanaman kacang hijau (Vigna radiate L.). Produksi Tanaman. 2(2):7-11. J.

Wigiati, E.S., A. Syukur, D.K. Bambang. 2006. Pengaruh takaran bahan organik dan tingkat kelengasan tanah terhadap serapan fosfor oleh kacang tunggak di tanah pasir pantai. J. K. Lingkungan. 6(2):52-58.

Wijayanti, N., S. Raden,. 2019. Pengaruh Pemberiani Pupuk Kalium dan Hormon Giberlin Terhadap Kuantitas dan Kualitas Buah Belimbing Tasikmadu. J. Ilmiah Pertanian Universitas Jember. 2 (4):169-172. DOI: https://doi.org/10.19184/bip.v2i4.16318.

Yasir, M., E. Ariani. 2017. Pengaruh pupuk organik dan pupuk kcl terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar ungu (Ipomoea batatas Poir). JOM FAPERTA. 4(2):1-13.

Yuwono, M., N. Basuki, L. Agustin. 2006. Pertumbuhan dan hasil ubi jalar (Ipomoea batatas Lamb) pada macam dan dosis pupuk organik yang berbeda terhadap pupuk anorganik. J. Tanaman Pangan. 6(2):8-10.

Downloads

Published

2025-01-31

How to Cite

Harahap, S. A. N. ., & Suwarto, S. (2025). Pengaruh Dosis Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan, Produktivitas Dan Kualitas Umbi Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Klon Beniazuma. Buletin Agrohorti, 13(1), 91-103. https://doi.org/10.29244/agrob.v13i1.60715