Demographic statistics of Dolichotetranychus floridanus Banks on two cultivars of pineapple (Ananas comosus (L.) Merr.)

  • Ariffatchur Fauzi Program studi Entomologi, Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor
  • Sugeng Santoso Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian IPB University Jln Kamper Kampus IPB Dramaga , Bogor 16680 Indonesia
  • Ali Nurmansyah Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian IPB University Jln Kamper Kampus IPB Dramaga , Bogor 16680 Indonesia

Abstract

Nanas merupakan salah  satu tanaman  buah yang penting di Indonesia. Salah satu permasalahan penting pada budidaya nanas adalah serangan hama. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat informasi mengenai biologi, demografi dan siklus hidup dari Dolichotetranychus floridanus Banks pada dua kultivar nanas (Queen dan Cayenne). Pengamatan perkembangan tungau (telur-imago) dilakukan setiap 6 jam. Pengamatan terhadap imago dilakukan setiap hari yang muncul untuk mengamati keperidian. Neraca kehidupan disusun berdasarkan kesintasan dan keperidian D. floridanus. Berdasarkan tabel tersebut dilakukan penghitungan berbagai variabel pertambahan pertumbuhan populasi, yaitu laju reproduksi kotor, laju reproduksi bersih, rata-rata waktu generasi dan laju pertumbuhan intrinsik. Nilai variable pertumbuhan populasi menunjukkan kultivar Queen lebih sesuai untuk D. floridanus dibandingkan kultivar Cayenne.

Kata kunci: tungau jingga, nanas, statistik demografi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amjad M, Peters DC. 1992. Survival, development, and reproduction of Turnip aphid (Homoptera: Aphididae) on oil seed Brassica. J Econ Entomol. 85(5): 2003-2007.

Baker EW, Pritchard AE. 1956. False spider mites of the genus Dolichotetranychus (Acarina : Tenuipalpidae). Hilgardia. 24: 357-381.

Begon M, Mortimer M. 1981. Population Ecology: A Unified Study of Animals and Plants. Sunderland (UK): Sinauer Associated Inc. Publisher.

[BPS] Badan Pusat Statistika. 2018. Statistik Tanaman Buah-buahan dan Sayuran Tahunan 2017. Jakarta (ID): Badan Pusat Statistika.

Ehara S. 1966. The Tetranychoid Mites of Okinawa Island (Acarina; Prostigmata). Hokkaido (JAP). Hokkaido University.

Evans GA, Cromroy HL, Ochoa R. 1993. The Tenuipalpidae of Honduras (Tenuipalpidae:Acari). Flor Entomol. 76:126-155

Helle W, Pijnaker LP. 1985. Parthenogenesis, chromosomes, and sex. Di dalam Helle W, Sabelis MW, editor. Spider Mites Their Biology, Natural Enemies, and Control. Tokyo(JAP). ELSEVIER. 1A:129-148.

Kurniawan HA. 2007. Neraca kehidupan kutukebul, Bemisia tabaci Gennadius (Hemiptera: Aleyrodidae) biotipe-B dan non-B pada tanaman mentimun (Curcumis sativus L.) dan cabai (Capsicum annuum L.) [tesis]. Bogor (ID): Sekolah Pascasarjana IPB.

Laba IW, Rauf A, Kartosuwondo U, Soehardjan M. 2006. Parameter kehidupan dan demografi kepik Dinocodoris hewetti (Dist.) (Hemiptera: Tingidae) pada dua varietas lada. J LITTRI. 12(3):121-127.

Mawan A. 2013. Pengaruh cendawan endofit terhadap biologi dan statistik demografi wereng batang cokelat [tesis]. Bogor (ID): Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Mohamed MI, Zaher MA, Hassan MF. 1982. Observations on Cheyletus cacahuamilpensis, a predator of the tenuipalpid mite Dolichotetranychus floridanus. Entomophaga. 27:343-347.

Prabheena P, Ramani N. 2015. Incidence of Dolichotetranychus floridanus (Acari:Tenuipalpidae) on Arecanut Planantion. Intl J of Agric Tech. 11(4): 89-893.

Poli RCD. 1991. The Biology of The False Spider Mite Dolichotetranychus floridanus: A Pest of Pineapples in Center Queensland. Queensland (AU): University of Central Queensland.

Price PW. 1997. Insect Ecology. 3th ed. New York (US): John Wiley & Sons.

Southwood TRE, Henderson PA. 2000. Ecological Method. 3thed. Oxford (UK): Blackwell Science.

Young AM. 1982. Population biology of tropical insect. New York (US): Plenum Pr.

Published
2021-01-18
How to Cite
Ariffatchur Fauzi, Santoso, S. and Ali Nurmansyah (2021) “Demographic statistics of Dolichotetranychus floridanus Banks on two cultivars of pineapple (Ananas comosus (L.) Merr.)”, Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 10(4), pp. 660-667. doi: 10.29244/jpsl.10.4.660-667.