THE DEVELOPMENT STRATEGIES OF CASHEW INDUSTRY IN KENDARI CITY, SOUTHEAST SULAWESI

  • Asriani Asriani Faculty of Agriculture, University of Muhammadiyah Kendari Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 10, Kendari 93117

Abstract

The economic development of a region should refer to the agroindustry approach. An industry is not well developed due to the constraints of internal and external factors. This research aimed to identify the internal and external factors which could affect the development of cashew industry and determine the most effective alternative strategies applied in developing the cashew industry in Kendari Southeast Sulawesi Province. The data analysis technique used  Strength, Weakness, Opportuny and Threat (SWOT) methods. The results showed that the internal factors that most influenced the development of the cashew industry were availability of adequate labor and limited capital investment funds while the external factors that influence the development included the government support and limited access to markets. The alternative strategies of the cashew industry development in Kendari Southeast Sulawesi Province  include improving the marketing, maintaining the product quality and increasing the working capital.

Keyword: development, strategy, cashew industry, SWOT

Abstrak

Pembangunan ekonomi suatu daerah seharusnya mengacu pada pendekatan industri pertanian (agroindustri).  Suatu industri tidak berkembang dengan baik disebabkan oleh adanya hambatan faktor dari dalam maupun faktor dari luar.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi pengembangan indutri mete serta menentukan alternatif strategi yang paling efektif diterapkan dalam mengembangkan industri  mete di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis Strengtsh, Weaknesses, Opportunies and Threats (SWOT). Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor internal yang paling mempengaruhi pengembangan industri mete adalah tersedianya tenaga kerja yang memadai dan dana investasi modal yang terbatas, sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi adalah dukungan pemerintah dan terbatasnya akses pasar. Adapun alternatif strategi pengembangan industri mete di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara adalah meningkatkan pemasaran, menjaga kualitas produk dan menambah modal kerja.

Kata kunci: strategi pengembangan,industri mete, SWOT



Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji AA, Satri A, Hariono B. 2014. Strategi pengembangan agribisnis komoditas padi dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan Kabupaten Jember. Jurnal Manajemen & Agribisnis 11(1):60–67.

Asriani. 2010. Analisis Nilai Tambah Agroindustri Kacang Mete. Studi Kasus di Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Yogyakarta: Instutite Pertanian STIPER.

Chan X. 2011. A SWOT study of the development strategy of haier group as one of the most successful Chinese enterprises. International Journal of Business and Social Science 2(11): 143–153.

David FR. 2004. Manajemen Strategis Konsep-Konsep. Jakarta: PT. Indeks Kelompok Gramedia.

Falahati A, Veisi E. 2013. Formulating strategies to improve doing business of small processing industries based on SWOT model in Kermanshah province. African Journal of Business Management 7(6): 432–442.

Herdhiansyah D. 2012. Strategi pengembangan potensi wilayah agroindustri perkebunan unggulan. Jurnal Teknik Industri 13(2): 201–209.

Indarwanto C. 2008. Penentuan Pola Pengembangan Agroindustri Untuk Tanaman jambu Mete. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

Priharjanto S, Sarma M, Hartoyo S. 2012. Kelayakan dan strategi pengembangan usaha makanan ringan pada PD Sinar Berlian di Jakarta Barat. Jurnal Manajemen IKM 7(2): 122–130.

Mirzakhani M, Parsaamal E, Golzar A. 2014. Strategy formulation with SWOT Matrix: a case study of an Iranian Company. Global Busines s and Management Researc: An International Journal 6(2): 150–168.

Rangkuti F. 2005. Teknik Membuat Perencanaan Bisnis dan Analisis Kasus. Jakarta: PT Gramedia Pustak Utama.

Saragih B. 2004. Membangun Pertanian Perspektif Agribisnis dalam Pertanian Mandiri. Jakarta: Penebar Swadaya.

Soekartawi. 2005. Agrobisnis Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Shojaee M. 2013. Strategic planning for parsa chemical industry company using SWOT Analysis, QSP M model (one of the Top companies of Iranian paint). Public Policy and Administration Research 3(12): 146–152.

Syam H, Ma’arif MS. 2004. Kajian perlunya kebijakan pengembangan agroindustri sebagai leading sector. Agrimedia 9(1):32–39.

Published
2015-09-28
How to Cite
Asriani, A. (2015). THE DEVELOPMENT STRATEGIES OF CASHEW INDUSTRY IN KENDARI CITY, SOUTHEAST SULAWESI. Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship (IJBE), 1(3), 158. https://doi.org/10.17358/ijbe.1.3.158