Manajemen Potensi Ekonomi Tuna Mata Besar (Thunnus Obesus) Yang Didaratkan Di Pelabuhan Benoa, Bali
DOI:
https://doi.org/10.29244/kes95633Keywords:
Bigeye Tuna, Benoa, CPUE, MSY, Nilai ProduksiAbstract
Tuna mata besar merupakan komoditas ekonomis penting yang didaratkan di Pelabuhan Umum Benoa, namun menghadapi tantangan berupa penurunan efisiensi tangkap dan nilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren Catch per Unit Effort (CPUE), mengestimasi Maximum Sustainable Yield (MSY), serta mengkaji dinamika nilai produksi ekonomi. Penelitian menggunakan metode survei dengan data runtun waktu operasional pendaratan dari tahun 2020 hingga 2024. Data dianalisis menggunakan model Gordon-Schaefer. Hasil penelitian menunjukkan penangkapan pada tahun 2024 sebesar 456 trip tidak sebanding dengan hasil tangkapan yang menyebabkan nilai CPUE turun signifikan yaitu 2,16 ton/trip. Hasil MSY diperoleh sebesar 1.272,12 ton/tahun dengan upaya penangkapan optimum sebesar 489,41 trip/tahun. Tingkat pemanfaatan sumber daya berada pada kategori Moderate Exploited (77,3%), tingkat upaya penangkapan telah mendekati angka kritis yaitu 93,2%. Secara ekonomi, terjadi penurunan nilai produksi yang signifikan dari Rp58,1 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp19,6 miliar pada tahun 2024. Pengelolaan perikanan tuna di Benoa perlu segera menerapkan pembatasan upaya tangkap dan berorientasi pada peningkatan mutu hasil tangkapan untuk mencegah overfishing dan memulihkan keuntungan ekonomi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 I Putu Gede Eka Handrayana Putra, Suprabadevi Ayumayasari Saraswati, Sunzexcri Apri Seven Hutagalung, Revalina Najwa Sunarya, Khofifah Salsabilah, Angel Eka Laurentsia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







