Risiko Metabolik Tersembunyi Pada Usia Dewasa Muda: Analisis Obesitas, Prediabetes, Dan Hiperkolesterolemia
DOI:
https://doi.org/10.29244/ns0yrs04Keywords:
Dewasa muda , Hiperkolesterolemia, Obesitas, PrediabetesAbstract
Gangguan metabolik pada usia dewasa muda sering tidak terdeteksi karena berkembang secara perlahan tanpa gejala awal. Kondisi seperti obesitas, prediabetes, hiperglikemia, dan hiperkolesterolemia semakin sering dijumpai pada mahasiswa dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular di kemudian hari. Hal ini disebabkan karena, perubahan pola hidup seperti peningkatan konsumsi makanan cepat saji, kurang aktivitas fisik, serta pola tidur yang tidak teratur. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko metabolik tersembunyi pada usia dewasa muda melalui pemeriksaan obesitas, prediabetes, dan hiperkolesterolemia. Desain penelitian menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan 131 responden. Data diklasifikasikan berdasarkan kategori IMT serta batas klinis glukosa dan kolesterol. Analisis statistik dengan uji Chi-square. Hasil menunjukkan bahwa hiperglikemia dan hiperkolesterolemia ditemukan pada seluruh kategori status gizi, termasuk mahasiswa dengan IMT normal dan gizi kurang. Tidak terdapat hubungan signifikan antara IMT dengan glukosa darah (p = 0.767) maupun kolesterol (p = 0.663), dan analisis lanjutan juga tidak menunjukkan pengaruh IMT terhadap risiko metabolik. Temuan ini menunjukkan bahwa indikator metabolik tidak selalu sejalan dengan IMT, sehingga skrining kesehatan yang lebih komprehensif perlu dilakukan pada kelompok usia muda untuk mendeteksi risiko secara dini dan mendukung pencegahan jangka panjang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Annisa Rizkiriani, Ksatriadi Widya Dwinugraha, Rina Martini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







