Comparative Microanatomy of The Local Goat and Sheep Pancreas Islets With a Special Reference to The Distribution and Relative Frequency of Glucagon Producing Cells

I Ketut Mudite Adnyane, Savitri Novelina, Dwi Kesuma Sari, Tutik Wresdiyati, Srihadi Agungpriyono

Abstract


Penelitian ini memanfaatkan teknik pewarnaan standar
dan khusus, impregnasi perak Grimelius, untuk
menggambarkan morfologi komparasi pankreas kambing dan
domba lokal dengan tinjauan khusus pada distribusi dan
frekuensi sel-sel penghasil hormon glukagon pada bagian
endokrin pankreas. Pankreas domba mempunyai lobulasi
yang lebih jelas daripada pankreas kambing ditandai dengan
septa interlobaris yang jelas, tetapi batas antara bagian
endokrin (pulau Langerhans) dan bagian eksokrin tidak jelas
pada domba. Sebaliknya pankreas kambing mempunyai
bagian endokrin yang jelas batasnya dengan bagian eksokrin.
Pulau Langerhans tersebar diantara eksokrin pankreas,
dengan frekuensi terbanyak didapatkan pada pankreas bagian
kanan (head), diikuti bagian kiri (tail) dan tengah (body).
Pankreas kambing mempunyai bagian endokrin yang lebih
banyak dibanding dengan pankreas domba. Sel-sel penghasil
hormon glukagon pada pankreas berbentuk polimorfik, bulat,
oval, segitiga atau seperti tetes air dengan butir-butir
sitoplasma yang terletak bipolar. Sel-sel ini berdistribusi
pada bagian perifer dari pulau Langerhans. Jumlah sel-sel
glukagon berbanding lurus dengan jumlah pulau Langerhans
pada pankreas. Perbedaan yang diamati, mencakup
perbedaan morfologis, sebaran serta jumlah pulau
Langerhans dan sel-sel glukagon, sangat mungkin
disebabkan oleh perbedaan dalam jenis dan pola makan
kedua hewan tersebut.

Full Text:

PDF