ANALISIS STRUKTUR SPASIAL KALIUM TANAH SAWAH DI KABUPATEN BLITAR

Muhammad Masjkur

Abstract


Analisis semivariogram dan metode kriging digunakan untuk mengetahui ketergantungan spasial kalium, pendugaan dan pemetaannya dengan jumlah sampel pengamatan sebanyak 85 buah.  Hasil semivariogram dan kriging menunjukkan bahwa umumnya kadar kalium tanah sawah di Kabupaten Blitar dapat diklasifikasikan ke dalam status sedang (10-20 me K2O/100 g) sekitar  82.92 persen, sebagian berstatus rendah (<10 me K2O/100 g) di bagian barat laut dan tinggi (>20 me K2O/100 g) di bagian barat daya.  Proporsi area defisiensi kalium adalah 16,14 persen. 

 

Kata Kunci : Semivariogram, Ragam Spasial Kalium Tanah, Defisiensi


Full Text:

PDF


Total views:
Indonesian Journal of Statistics and Its Applications pages