Main Article Content

Abstract

Kerapuhan suatu kawasan karst merupakan dasar terbentuknya rocky desertification, yaitu proses yang merubah kawasan karst yang sebelumnya ditutupi oleh vegetasi dan tanah, menjadi landskap batuan hampir tanpa vegetasi dan tanah (Yuan, 1991: 1). Pada kenyataannya, hal ini diperparah dengan pertumbuhan populasi manusia dan meningkatnya deforestasi yang menambah tekanan terhadap kesuburan tanah seperti yang terlihat di kawasan Karst Gunung Sewu. Studi pustaka yang meliputi analisis isi (content analysis) dari bahan-bahan sekunder diperlukan untuk mengumpulkan data serta informasi yang terkait dengan sejarah perubahan landskap Gunung Sewu. Selain itu, data dan informasi juga dikumpulkan dari pengamatan langsung di lapangan serta wawancara dengan kelompok petani. Hasil analisis menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan landskap di kawasan Karst Gunung Sewu yang terkait dengan budaya membuka lahan untuk bertani.
Di Gunung Sewu, populasi manusia yang berlebihan menyebabkan meluasnya pembukaan wilayah hutan untuk areal pertanian serta pemukiman. Pembukaan lahan yang terus menerus akibat deforestasi meningkatkan erosi tanah sehingga tutupan vegetasi maupun tanah menurun yang diikuti oleh meningkatnya singkapan batuan karst.


Keywords: deforestasi, rocky desertification, Gunung Sewu, karst

Article Details

Author Biography

Arzyana Sunkar, Bogor Agriculture University

Division of Protected Area Management
Department of Forest Resources Conservation & Ecotourism, Faculty of Forestry, Bogor Agricultural University
Kampus Darmaga Bogor 16680, Indonesia
How to Cite
[1]
SunkarA. 1. DEFORESTATION AND ROCKY DESERTIFICATION PROCESSES IN GUNUNG SEWU KARST LANDSCAPE (Proses Deforestasi dan Rocky Desertifcation di Landskap Karst Gunung Sewu). Media Konservasi. 13, 3 (1). DOI:https://doi.org/10.29244/medkon.13.3.%p.