ANALISIS STRUKTUR EKOSISTEM MANGROVE DI DESA KUKUPANG KECAMATAN KEPULAUAN JORONGA KABUPATEN HALMAHERA SELATAN MALUKU UTARA

  • Nasir Haya
  • Neviaty P Zamani
  • Dedi Soedharma
Kata Kunci: Desa Kukupang, ekosistem, mangrove, metode acak stratifikasi

Abstrak

Hutan mangrove telah menyesuaikan diri dari terpaan ombak yang kuat dengan salinitas yang tinggi. Tumbuhan mangrove tumbuh diatas dataran lumpur digenangi air laut atau air payau sewaktu air pasang atau digenangi air sepanjang hari, Desa Kukupang memiliki ekosistem mangrove yang tumbuh di sepanjang pesisr pantai, namun kelestariannya terancam akibat oleh warga desa tersebut.  Desa Kukupang merupakan salah satu ibu kota Kecamatan Kepulauan Jouronga yang berada pada Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara. Ekosistem mangrove Desa Kukupang memiliki tumbuh hidup disepanjang pesisir pantai dengan kondisi pertumbuhan masih sangat alami. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2014 Lokasi penelitian bertempat di kawasan ekosistem mangrove Desa Kukupang Kecamatan Kepulauan Joronga, Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara. Tujuan penelitian untuk mengetahui struktur komunitas ekosistem mangrove dan menganalisis tingkat kerapatan ekosistem mangrove Metode transek kuadrat dan penentuan stasiun dilakukan dengan metode acak terstratifikasi. Pengambilan data terbagi dalam 3 stasiun yang berukuran 10 x 10 m untuk pohon, 5 m x 5 m untuk pancang, 1 x 1 m untuk semai, , dimana  penetuan stasiun untuk sampling dibagi menjadi 3 stasiun. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 6 jenis mangrove ditemukan yaitu: Rhizopora apiculata, Avicennia marina, Rhizopora mucronata, Sonneratia alba, Brugueraea gymnorrhiza, Ceriops tagal. Pola sebaran ekosistem mangrove berasosiasi, tingkat kerapatan tertinggi diperoleh jenis mangrove Rhizopora apiculata sebesar 0,23 (ind/m2) kondisi substrat pada loksi penelitian yang dominan pasir.

Diterbitkan
2016-05-17
Bagian
JTPK MEI 2015

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

> >>