Simpanan Karbon pada Sistem Agroforestri Dusun Kloncing, Biosite Kebun Kopi, Ijen Geopark
DOI:
https://doi.org/10.29244/j-siltrop.17.01.%25pKeywords:
agroforestry, biomass, Biosite of Coffee Plantation, carbon, Ijen GeoparkAbstract
Global warming is a phenomenon primarily driven by human activities and exerts significant impacts on ecosystem conditions. Agroforestry has been recognized as a promising land-use system due to its integrative concept, which combines forestry species with agricultural crops. The Coffee Plantation Biosite within the Ijen Geopark represents a protected area that serves as an important habitat for regional flora and fauna. This study aimed to evaluate the carbon storage potential across two distinct types of agroforestry systems. A purposive sampling approach was employed, and data were analyzed quantitatively using allometric equations. The findings revealed that simple agroforestry systems demonstrated the highest carbon storage capacity, with 156.6 tons/ha of sequestered carbon, whereas complex agroforestry systems stored 95,3 tons/ha. Key factors influencing carbon sequestration potential included wood density, tree density, tree diameter, population size, and tree age. Among the studied species, Cedrela odorata and Swietenia mahagoni exhibited the greatest carbon storage potential. Across different carbon pools, necromass, understory vegetation, litter, and trees contributed sequentially from the lowest to the highest levels of carbon storage.
Downloads
References
[BSN] Badan Standarisasi Nasional. 2019. Pengukuran dan Perhitungan Cadangan Karbon-Pengukuran Lapangan untuk Penaksiran Cadangan Karbon Hutan (Ground based Forest Carbon Accounting). Jakarta (ID): Badan Standarisasi Nasional.
Adinugroho WC, Indrawan A, Supriyanto, Arifin HS. 2013. Kontribusi sistem agroforestri terhadap cadangan karbon di hulu DAS Kali Bekasi. Jurnal Hutan Tropis 1(3):242-249.
Al-Reza DD, Hermawan R, Prasetyo LB. 2017. Potensi Cadangan Karbon di Atas Permukaan Tanah di Taman Hutan Raya Pancoran Mas, Depok. Media Konservasi, 22(1): 71-78.
Arianasari V, Safe'i R, Darmawan A, Kaskoyo H. 2021. Estimasi simpanan karbon di atas permukaan tanah pada hutan rakyat di Kawasan Perkotaan, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Kehutanan 15(2):174-184.
Ariyanti D, Wijayanto N, Hilwan I. 2018. Keanekaragaman jenis tumbuhan dan simpanan karbon padaberbagai tipe penggunaan lahan di Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung. Journal Of Tropical Silviculture 9(3).
Azurianti A, Lestariningsih ID, Prijono S, Anggara AD, Lathif S. 2023. Studi dampak tutupan lahan terhadap simpanan karbon di kawasan hutan Cemoaka, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan 10(2):255-264.
Candra A. 2012. Distribusi moisture content pada zona perakaran tanaman (zona tidak jenuh) perkebunan teh Gambung Bandung Selatan. Dinamika Rekayasa 8(1):12–17.
Dadi D. 2021. Pembangunan pertanian dan sistem pertanian organik: bagaimana proses serta strategi demi ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Education and Development 9(3).
Gunawan, Wijayanto N, Budi SW. 2019. Karakteristik sifat kimia tanah dan status kesuburan tanah pada agroforestri tanaman sayuran berbasis Eucalyptus sp. Jurnal Silvikultur Tropika, 10(02): 63-69.
Hairiah K, Rahayu S. 2007. Petunjuk praktis: Pengukuran Karbon Tersimpan Di Berbagai Macam Penggunaan Lahan. Bogor (ID):World Agroforestry Centre (ICRAF), SEA Regional Office.
Hairiah KA, Ekadinata, Sari RR, Rahayu S. 2011. Petunjuk Praktis Pengukuran Cadangan Karbon: dari Tingkat Lahan ke Bentang Lahan. Edisi kedua. Bogor (ID): World Agroforestry Centre (ICRAF), SEA Regional Office.
Hanafi N. 2019. Karbon tersimpan pada tegakan benih teridentifikasi "Pambelum” di Kota Palangkaraya. Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan kehutanan 6(1):25-3.
IPCC. 2006. IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories—Volume 4: Agriculture, Forestry and Other Land Use (AFOLU).
Istikorini Y, Firmansyah MA, Rusniarsyah L, Shodiq I, Azzahra TA, Latifah I. 2023. Pelatihan pembuatan pupuk hayati pada sistem agroforestri berbasis kopi di Desa Garahan, Jember, Jawa Timur. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat 9(2):191-198.
Istomo I, Farida NE. 2017. Potensi simpanan karbon di atas permukaan tanah tegakan Acacia nilotica L.(Willd) ex. Del. di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) 7(2):155-162.
Karyati, Putri RO, Syafrudin M. 2018. Suhu dan kelembaban tanah pada lahan revegetasi pasca tambang di PT. Adimitra Baratama Nusantara, Provinsi Kalimantan Timur. Agrifor XII(1).
Latuconsina H. 2023. improving student knowledge and understanding of the greenhouse gases effects and global climate change and their adaptation and mitigation efforts. Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan 16(1):275-285.
Mulya PSJ, Wijayanto, N, Hartoyo APP. 2025. Keanekaragaman vegetasi dan cadangan karbon pada sistem agroforestri kebun Bangelan, Jawa Timur. Jurnal Silvikutur Tropika, 16(02):116-124.
Niapale S. 2013. Estimasi biomassa dan karbon tegakan Dipterocarpa pada ekosistem hutan primer dan LOA (log over area) di PT. Sari Bumi Kusuma (SBK) Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan (Agrikan UMMU-Ternate) 6(1).
Oktaviani N, Suriadikusumah A, Arifin M. Perubahan iklim mikro dan produksi kopi Arabika (Coffea arabica L.) pada daerah aktivitas geothermal PLTP Kamojang di Kabupaten Bandung. Jurnal Agrikultura 35(3):400-412.
Paradika GY, Kissinger K, Rezekiah AA. 2021. Pendugaan cadangan karbon vegetasi di sempadan sungai pada Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Lambung Mangkurat. Jurnal Sylva Scienteae 4(1):98-106.
Priyadarshini R, Hairiah K, Suprayogo D, Baon J. 2011. Keragaman pohon penaung pada kopi berbasis agroforestri dan pengaruhnya terhadap layanan ekosistem. Berk. Penel. Hayati Edisi Khusus F (7):81-85.
Rahmadaniarti A. 2015. Toleransi tanaman porang (Amorphophallus oncophyllus Prain.) terhadap jenis dan intensitas penutupan tanaman penaung. Jurnal Kehutanan Papuasia 1(2):77-81.
Sabarnurdin MS, Suryanto P, AryonoSury WB. 2004. Dinamika pohon mahoni (Swietenia macrophylla King) pada agroforestri pola lorong (alley cropping). Ilmu Pertanian (Agricultural Science) 11(1).
Sitorus TB, Napitupulu FH, Ambarita H. 2014. Korelasi temperatur udara dan intensitas radiasi matahari terhadap performansi mesin pendingin siklus adsorpsi tenaga matahari. Cylinder: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin 1(1):8-17.
Sudomo A, Widiyanto A. 2017. Produktifitas Serasah Sengon (Paraserianthes falcataria) dan Sumbangannya bagi Unsur Kimia Makro Tanah. Prosiding Seminar Nasional Geografi UMS 2017: Hal 562-568
Suhartoyo H, Saputra HE, Salamah U. 2020. Upaya peningkatan produktifitas kebun kopi rakyat sistem agroforestri di Kelurahan Ujan Mas Atas, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. 1.
Tuah N, Sulaeman R, Yoza D. 2017. Penghitungan biomassa dan karbon di atas permukaan tanah di hutan larangan Adat Rumbio Kab Kampar. JOM Faperta UR 4(1).
Utbah Z, Sudiana E, Yani E. 2017. Analisis biomasa dan cadangan karbon pada berbagai umur tegakan damar (Agathis dammara (Lamb.) Rich.) di KPH Banyumas Timur. Scripta Biologica, 4(2):119-124.
Wibowo A, Samsoedin I, Nurjahjawilasa S, Muttaqin Z. 2013. Petunjuk Praktis Menghitung Cadangan Karbon Hutan. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Kebijakan, Kementerian Kehutanan.
Yeboah D, Burton AJ, Storer AJ, Opuni-Frimpong E. 2014. Variation in wood density and carbon content of tropical plantation tree species from Ghana. New Forests 45(1):35-52.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nilasari Dewi, Hari Sulistyowati, Zuyyina Hafsah Salsa Bila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.