Bimbingan Teknis Olahan Pangan Hewani untuk Meningkatkan Pengetahuan TP PKK Desa Jatinom, Kabupaten Blitar

  • . Lestariningsih Prodi Peternakan, Fakultas Ilmu Eksakta, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Jalan Masjid 22, Kota Blitar, Jawa Timur
  • Peni Nohantiya Prodi Pendidikan Olahraga, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sosial, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Jalan Masjid 22, Kota Blitar, Jawa Timur

Abstract

The purpose of this dedication to miter increase knowledge on animal food potential benefited in the miter village. That was cause the problem of miner less understand technology to process animal food. Besides, Jatinom village had animal food pontential. Jatinom society used animal food such as milk and egg only to side dish in their family. Besides, many inhabitant works in the farm of animal as farmer and employees. Therefore, they have opportunity to get animal material product with low prices. When it proceses better so its can get high prices. By of this dedication, official give solution on the miter problem to pioneer movement proceses of animal food had economic value with proceses animal food guidance. Specially target in this dedication, its to increase miter knowledge on animal food proceses to get high prices. The methods used observation, interview, and partnership to finish the problems there with 12 times in the week as long this dedication in December 2017, prepare the planning program such as give guidance about important of animal food process to increase miner knowlegde (TP PKK Jatinom Village). The result of this dedication was guidance animal food process can open knowledge to increase miner productive (TP PKK Jatinom Village, Kanigoro Subdistrict, Blitar District). The dedication need to follow by direct coaching animal food proceses.

Author Biographies

. Lestariningsih, Prodi Peternakan, Fakultas Ilmu Eksakta, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Jalan Masjid 22, Kota Blitar, Jawa Timur
Prodi Peternakan, Fakultas Ilmu Eksakta, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Peni Nohantiya, Prodi Pendidikan Olahraga, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sosial, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Jalan Masjid 22, Kota Blitar, Jawa Timur
Prodi Pendidikan Olahraga, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sosial, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

References

Abubakar, Triyantini, Sunarlim R, Setiyanto H, Nurjannah. 2001. Pengaruh suhu dan waktu pasteurisasi terhadap mutu susu selama penyimpanan. Jurnal Ternak dan Veteriner. 6 (1): 45–50.

Anita S, Karjadidjaja I. 2014. Hubungan pola asupan susu dan hasil olahan susu dengan tinggi badan pada anak kelas 4 SD Bunda Hati Kudus periode Februari 2014. Jurnal Tarumanagara Medical. 1(1): 174–182.

Ariani M. 2010. Analisis konsumsi pangan tingkat masyarakat. Jurnal Gizi Indonesia. 33(1): 20–28.

Azhari R, Mujiono P, Tjitropranoto P. 2013. Peran penyuluhan dalam peningkatan diversifikasi pangan rumah tangga. Jurnal Agro Ekonomi. 31(2): 181–198. https://doi.org/10.21082/ jae.v31n2.2013.181-198

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 1995. SNI 01-3951-1995 Susu Pasteurisasi. Jakarta.

Desa Jatinom. 2014. RPJM Desa tahun 2014 – 2019. Desa Jatinom. Kecamatan Kanigoro. Kabupaten Blitar.

Hakim L, Bintoro VP, Dwiloka B. 2017. Kandungan lemak, tekstur kemasiran dan kesukaan telur asin dengan penambahan jahe sebagai penyedap rasa. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan. 6(3): 199–124. https:// doi.org/10.17728/jatp.199

Hastuti S. 2010. Pengaruh perendaman dalam larutan kapur dan lama penyimpanan terhadap kualitas telur asin. Agroindustrial Teknologi. 4(1): 73–81.

Kustanti E. 2012. Otomatisasi proses mixing pada susu pasteurisasi. Malang (ID): Universitas Brawijaya.

Mu’addimah, Thohari I, Rosyidi D. 2015. Pengaruh konsentrasi sari kunyit putih (Curcuma zediaria) terhadap kualitas telur asin ditinjau dari aktivitas antioksidan, total fenol, kadar protein, dan kadar garam. Jurnal Ilmu dan teknologi Hasil ternak. 10(1): 46–53. https://doi.org/10.21776/ub.jitek.2015.010.01.6

Ranchman HPS, Ariani M. 2008. Penganekaragaman konsumsi pangan di Indonesia permasalahan dan implikasi untuk kebijakan dan program. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian. 6(2): 140–154.

Siahaan RF. 2017. Mengawal kesehatan keluarga melalui pemilihan dan pengolahan pangan yang tepat. Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera. 15 (30): 57–64.

Sirait CH. 1984. Proses Pengolahan Susu Menjadi Yoghut. Jurnal Wartazoa. 1 (4): 5–8.

Sitepu A. 2016. Organisasi Sosial Lokal: Profil, Peran, dan Rekomendasi untuk Pembangunan Kesejahteraan Sosial. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Usaha kesejahteraan Sosial. 11(2): 11–23.

Suharyanto. 2009. Pengolahan bahan pangan hasil ternak. Bengkulu (ID): Universitas Bengkulu.

Susanto WE, Kusumawati ED, Krisnaningsih ATN, Leondro H, Hadia DPP. 2018. Pelatihan dan pendampingan pengolahan susu afkir di Desa Kemantren Kecamatan Jabung. In: Conference on Innovation and Application of Science and Technology. Malang (ID): Universitas Widyagama, 12 September 2018.

Tantalu L, Sasongko P, Rozana. 2017. Peningkatan pendapatan anggota PP melalui usaha pembuatan yoghurt di Desa Wisata Mulyorejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Jurnal Akses Pengabdian Masyarakat. 1(2): 18–22.

Winarti E. 2004. Laporan Kegiatan Penelitian dan Pengajian. Yogyakarta (ID): BPTP Yogyakarta.

Published
2019-04-02