Dugaan letupan penyakit demam tiga hari pada sapi ongole di Tuban dan Lamongan

  • Soeharsono .
  • I Gde Sudana
  • D.H. Unruh
  • M. Malole

Abstract

Dugaan penyidikan telah dilakukan oleh Balai Penyidikan Penyakit Hewan Wilayah VI Denpasar untuk menentukan sifat berjangkitnya suatu penyakit pada sapi Ongole di Tuban dan Lamongan, Jawa Timur. Penyakit ini diduga penyakit baru.

Ciri-ciri penyakit ini ialah bahwa ia berlangsung sebentar dan sembuh dengan sendirinya. Pemeriksaan klinis dari 15 kasus memeperlihatkan tanda-tanda demam (100%), kakunya otot kaki atau kepincangan (67%), lemahnya gerakan rumen (67%) dan bengkaknya limfonoduli superfisial (53%). Pemeriksaan-pemeriksaan laboratorik di lapangan memperlihatkan lekositosis selama empat hari. Uji-uji serologik yang dilakukan di Jepang menunjukkan adanya neutralizing antibody terhadap virus demam tiga hari. Tetapi virusnya tak berhasil diisolasi.

Masuknya sapi Ongole dari Sumba pada tahun 1977 diduga merupakan sebab berjangkitnya penyakit ini di Tuban. Penyakiti yang serupa berjangkit di Sumba pada sapi Brahman yang diimpor dari Australia.

Berdasarkan pengamatan epidemiologik, pemeriksaan klinis dan laboratorik dan uji serologik , maka penyakit ini diduga keras adalah penyakit demam tiga hari atau ephemeral fever.

Author Biographies

Soeharsono .
Balai Penyidikan Penyakit Hewan Wilayah VI, Denpasar
I Gde Sudana
Balai Penyidikan Penyakit Hewan Wilayah VI, Denpasar
D.H. Unruh
Balai Penyidikan Penyakit Hewan Wilayah VI, Denpasar
M. Malole
Balai Penyidikan Penyakit Hewan Wilayah VI, Denpasar