Diacerein: Struktur, Biosintesis, dan Aktivitas Biologis
DOI:
https://doi.org/10.29244/cb.12.2.2Abstract
Diacerein merupakan turunan antrakinon yang memiliki aktivitas farmakologis luas, terutama sebagai agen antiinflamasi, antioksidan, dan antidiabetik. Kajian ini bertujuan menganalisis karakter kimia, biosintesis, hubungan struktur–aktivitas (structure–activity relationship, SAR), serta prospek pemanfaatannya dari sumber alami seperti kulit kopi Arabika (Coffea arabica L.). Metode yang digunakan berupa literature review dengan menelaah publikasi nasional dan internasional dalam 10 tahun terakhir melalui basis data Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Hasil menunjukkan bahwa diacerein memiliki gugus asetoksi, hidroksil, karbonil, dan metoksi yang berperan penting dalam aktivitas biologisnya. Gugus asetoksi meningkatkan lipofilisitas dan aktivitas antiinflamasi, sedangkan gugus hidroksil memperkuat kemampuan antioksidan dan stabilitas redoks. Sementara itu, potensi bahan alami seperti kulit kopi yang mengandung senyawa prekursor rhein dan chrysophanol membuka peluang biosintesis diacerein melalui pendekatan bioteknologi hijau. Kajian ini menegaskan bahwa diacerein merupakan model senyawa multifungsi yang dapat dikembangkan untuk terapi berbasis bahan alam berorientasi keberlanjutan.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Baharuddin Yusuf Habiby Harahap

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








