Bioinsektisida berbasis tanaman dari Jatropha gossypiifolia dan urin sapi untuk pengendalian lalat kuda

Jarak merah urin sapi bioinsektisida ektoparasit

Penulis

  • Elisa Rainata Besin Study Program of Animal Husbandry, Faculty of Military Logistics Vocational Studies, Indonesian Defense University, Belu, East Nusa Tenggara, Indonesia, Indonesia
  • I Putu Juli Sukariada
    jsukariada@gmail.com
    Study Program of Animal Husbandry, Faculty of Military Logistics Vocational Studies, Indonesian Defense University, Belu, East Nusa Tenggara, Indonesia, Indonesia
  • Putu Mira Puspitayani Disaster Management Study Program, Faculty of National Security, Indonesian Defense University, Salemba, Central Jakarta, Indonesia, Indonesia

Bioinsektisida adalah senyawa alami dengan sifat toksik yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan hama yang menyerang tanaman dan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas formulasi bioinsektisida yang berasal dari ekstrak daun jarak merah (Jatropha gossypiifolia) yang dikombinasikan dengan urin sapi terhadap ektoparasit pada sapi. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang melibatkan 200 ekor lalat, yang dibagi menjadi empat kelompok perlakuan dengan konsentrasi 0%, 10%, 15%, dan 20%, masing-masing diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi bioinsektisida pada konsentrasi 20% memiliki efek yang signifikan terhadap mortalitas lalat dibandingkan dengan konsentrasi yang lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi ekstrak daun jarak merah 20% dan urin sapi merupakan alternatif yang menjanjikan dan ramah lingkungan untuk mengendalikan populasi lalat pada sapi.

Cara Mengutip

1.
Besin ER, Sukariada IPJ, Puspitayani PM. Bioinsektisida berbasis tanaman dari Jatropha gossypiifolia dan urin sapi untuk pengendalian lalat kuda. ARSHI vet lett [Internet]. 2025 Aug. 1 [cited 2026 Jun. 9];9(3):89-90. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/62837