Pengobatan otitis eksterna yang disebabkan oleh Malassezia spp. pada anjing lokal: pendekatan antijamur non-sistemik

penyakit jamur malasseziasis miconazole nitrate terapi topikal anjing

Penulis

Figure 1. Local dog ear showing swelling and nodules, erythema, and scratching wounds (A). Malassezia spp. yeast undergoing oval, cylin-drical, and bean-shaped budding (400x) (B).

Malassezia spp. merupakan bagian dari mikrobiota komensal pada kulit dan telinga anjing; namun, dalam kondisi tertentu, bakteri ini dapat berkembang biak secara berlebihan, memicu otitis eksterna. Terapi sistemik efektif; namun, penggunaannya terbatas karena potensi resistensi dan efek hepatotoksik. Artikel ini melaporkan kasus otitis eksterna dekstra yang disebabkan oleh Malassezia spp. pada anjing jantan berusia 1,5 tahun. Pada pemeriksaan awal, anjing tersebut menunjukkan pembengkakan pada daun telinga kanan, luka garukan, eksudat kekuningan, penyempitan saluran telinga, serta alopesia, eritema, dan nodul pada daun telinga dan leher. Diagnosis dikonfirmasi melalui pemeriksaan klinis dan sitologi, yang mengungkapkan adanya Malassezia spp. Pengobatan terdiri dari pembersihan telinga dengan larutan klorheksidin 3% (topikal, setiap 12 jam selama 14 hari), mandi dengan sampo yang mengandung mikonazol nitrat 2%, dan terapi tambahan dengan antibiotik, prednison, klorfeniramin maleat, dan suplemen. Evaluasi pada pemeriksaan tindak lanjut 7 hari setelah pengobatan menunjukkan perbaikan klinis yang nyata. Pada pemeriksaan tindak lanjut 25 hari setelah pengobatan, pasien sembuh tanpa kekambuhan. Laporan kasus ini menegaskan bahwa terapi antijamur topikal dengan terapi suportif efektif untuk pengobatan Malassezia spp. pada anjing.

Cara Mengutip

1.
Rasmana IKJ, Aryana CSP, Perayadhista NMD, Widyasanti NWH, Putra IPC. Pengobatan otitis eksterna yang disebabkan oleh Malassezia spp. pada anjing lokal: pendekatan antijamur non-sistemik. ARSHI vet lett [Internet]. 2025 Nov. 1 [cited 2026 Jun. 9];9(4):97-8. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/68169

Pendekatan Metode Double Advancement Flap pada Operasi Tumor Kulit pada Anjing

Leni Maylina, Citra Ayu Lestari, Elma Nefia, Siti Sarah Ulia, Christia Dilla, Siti Komariah

Vaginal Leiomyoma pada Anjing Betina 8 Tahun

Siti Zaenab, Osye Alamsari, Kemala Sherlin, Fathia Ramadhani