Operasi caesar kasus distokia pada kuda miniatur

operasi sesar distokia kuda miniatur

Penulis

  • . Amrozi
    amrozi@ipb.ac.id
    Departemen Klinik Reproduksi dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Intitut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia
  • Raden Harry Soehartono Departemen Klinik, Reproduksi dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, IPB University, Bogor, Indonesia
  • Erly Rizka Adistya Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Iga Mahardi Dr Am Veterinary Services, Jl Ketimun C93, Sinarsari, Dramaga, Bogor, Indonesia
  • Hidayati Mukarromah Dr Am Veterinary Services, Jl Ketimun C93, Sinarsari, Dramaga, Bogor, Indonesia
  • M. Ibnu Satria Dr Am Veterinary Services, Jl Ketimun C93, Sinarsari, Dramaga, Bogor, Indonesia
  • Bondan Achmadi Dr Am Veterinary Services, Jl Ketimun C93, Sinarsari, Dramaga, Bogor, Indonesia
  • Azery bin Kamiring Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Afiqah binti Abd Latif Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Indonesia

Unduhan

Distokia adalah proses kelahiran yang dapat menyebabkan trauma pada induk kuda, memerlukan bantuan kelahiran dan mengurangi viabilitas neonatal. Distokia terjadi ketika terdapat kegagalan dalam satu atau lebih dari tiga komponen utama proses kelahiran, yaitu kekuatan mendorong, kecukupan jalan kelahiran, dan ukuran dan posisi fetus. Seekor kuda miniature telah mengalami distokia disebabkan ukuran fetus lebih besar dari ukuran pelvis induk. Reposisi dan penarikan manual telah dilakukan dan tidak berhasil mengeluarkan fetus. Penanganan operasi caesar dengan anestesi general dilakukan untuk menyelamatkan induk kuda. Pasca operasi kuda mulai makan dan minum secara normal serta menunjukkan respon yang baik.

Cara Mengutip

1.
Amrozi ., Soehartono RH, Adistya ER, Mahardi I, Mukarromah H, Satria MI, et al. Operasi caesar kasus distokia pada kuda miniatur. ARSHI vet lett [Internet]. 2020 Dec. 23 [cited 2026 Jun. 10];4(3):45-6. Available from: https://journal.ipb.ac.id/arshivetlett/article/view/32651
No Related Submission Found