Browse Title Index


 
Issue Title
 
Vol 3, No 1 (1998) Aktuaris Catatan tentang Profesi bagi Matematikawan dan Statistikawan Abstract   PDF
Noer Azam Achsani
 
Vol 15, No 2 (2010) ALGORITMA GENETIK PENDUGAAN PARAMETER MODEL NONLINEAR JERAPAN FOSFOR (Genetic Algorithm for Parameter Estimation of Phosphorus Adsorption Nonlinear Model) Abstract   PDF
Mohammad Masjkur
 
Vol 6, No 1 (2001) Analisis Data Longitudinal dengan Metode Regresi Berstruktur Pohon (Kasus Penyakit Kencing Manis) Abstract
Hazmira Yozza, . Siswadi, Budi Suhardjo
 
Vol 2, No 1 (1996) Analisis Pengaruh Utama Aditif dan Interaksi Ganda Abstract   PDF
Ahmad Ansori Mattjik
 
Vol 3, No 1 (1998) Analisis Pengembangan Konsep Produk Menggunakan Metode Biplot Abstract   PDF
Hari Hamim Wijayanto, Nanik Sugihartini, M. Sjamsun, Fahmi Shadry
 
Vol 10, No 1 (2005) ANALISIS STRUKTUR SPASIAL KALIUM TANAH SAWAH DI KABUPATEN BLITAR Abstract   PDF
Muhammad Masjkur
 
Vol 9, No 2 (2004) Analyzing The Consumer’s Rice Price using Multiple Linear Regression and X-12 ARIMA Abstract
Asep Saefuddin, Anang Kurnia, Dian Kusumaningrum
 
Vol 3, No 1 (1998) Aplikasi Analisis Pengaruh Utama Aditif dengan Interaksi Ganda (UAIG) pada Data Simulasi Abstract   PDF
A. Ansori Mattjik
 
Vol 15, No 2 (2010) APLIKASI REGRESI LOGISTIK ORDINAL MULTILEVEL UNTUK PEMODELAN DAN KLASIFIKASI HURUF MUTU MATA KULIAH METODE STATISTIKA Abstract   PDF
Iin Maena, Indahwati ., Dian Kusumaningrum
 
Vol 12, No 2 (2007) A SUMMARIZATION OF BAYESIAN ASPECTS OF SMALL AREA ESTIMATION Abstract
Dian Handayani
 
Vol 2, No 2 (1997) Does The Selection of Covariates in The Cox Regression Model Matter Abstract   PDF
Iing Lukman, Noor Akma Ibrahim
 
Vol 3, No 1 (1998) Eksplorasi Struktur Data dengan Metode Chaid Abstract   PDF
Aam Alamudi, A.H. Wigena, . Aunuddin
 
Vol 2, No 1 (1997) Eliminasi Pengruh Iklim pada Komoditi Pertanian dalam Penelitian Jangka Panjang Abstract   PDF
Budi Suharjo
 
Vol 15, No 1 (2010) Based on the six indicators provided by the State Ministry for Acceleration Development Backward Regions,  the backward regions were clustered into 4 groups: fairly backward region, backward region, highly backward region, and severely backward region. This clustering used weighted average method. The weakness of this method was that the weight determination on each indicator was decided without distinct reference. Besides, there are many outlier in KNDPT data. The objectives of this research are to study the non-hierarchy cluster methods, that is C-Means and Fuzzy C-Means. Both methods have difference on membership value and weighted membership value. The result of this research showed that Fuzzy C-Means was more robust than C-Means. Abstract   PDF
Titin Agustin, Anikk Djuraidah
 
Vol 14, No 1 (2009) Aplikasi model kalibrasi di bidang kimia adalah pemodelan hubungan antara kandungan senyawa aktif yang ditentukan dari High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dengan bentuk spektrum  dari spektrometer Fourier Transform Infrared (FTIR). Permasalahan utama dalam kalibrasi adalah multikolinear dan pengamatan pencilan. Regresi Kuadrat Terkecil Parsial (RKTP)  merupakan sebuah teknik prediktif yang mampu mengatasi masalah multikolinearitas.. SIMPLS (Straightforward Implementation PLS) adalah algoritma pendugaan RKTP yang  tidak resisten terhadap pengamatan pencilan. Hubert and Brande (2003) mengemukakan algoritma RSIMPLS yang bersifat resisten terhadap pencilan. RSIMPLS dibentuk dari matriks ragam-peragam robust dan regresi linear robust. Pada penelitian ini dilakukan modifikasi fungsi bobot pada  RSIMPLS dengan penduga-M Huber dimana setiap pengamatan akan diberikan nilai bobot kecil  jika jarak robust dan jarak ortogonal pengamatan ke-i melebihi nilai batas yang ditentukan, dan  untuk lainnya. Dengan demikian besar  tidak hanya 0 dan 1, melainkan . Hasil penelitian menunjukkan RMSEP (root mean square error) pada metode modifikasi bobot lebih kecil dibandingkan RSIMPLS Abstract   PDF
Ismah ., Aji Hamim Wigena, Anik Djuraidah
 
Vol 14, No 1 (2009) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan salah satu indikator yang digunakan pemerintah dalam mengambil kebijakan dalam bidang ekonomi. Selain itu pemerintah menganggap pentingnya pasar modal sebagai alternatif pembiayaan selain perbankan. Fluktuasi yang sangat besar terjadi di pasar bursa, karena setiap transaksi tercatat dengan skala waktu yang kecil sehingga perubahan nilai yang terjadi begitu cepat. Pada kasus ini asumsi kehomogenan ragam tidak terpenuhi. Pada pasar bursa juga memperlihatkan adanya pengaruh asimetrik(leverage), yaitu hubungan yang negatif antara perubahan nilai return dengan pergerakan volatilitasnya. Model EGARCH yang memodelkan ragam bersyarat sebagai fungsi log-linear digunakan sebagai fungsi ragam dalam memodelkan nilai harian IHSG, sehingga nilai ragam bersyarat yang diprediksi tidak akan pernah negatif. Model EGARCH terpilih adalah MA(1)-EGARCH(1,1). Model EGARCH terbukti sangat baik dalam memodelkan nilai harian IHSG, tetapi belum cukup baik untuk meramalkan nilai IHSG yang akan datang. Selain ramalan terhadap nilai harian IHSG, pemodelan fungsi ragam juga menghasilkan peramalan terhadap ragam bersyaratnya. Ramalan ragam bersyarat sangat berguna bagi pemegang aset dalam melihat perilaku pergerakan IHSG dan untuk menghitung besarnya resiko memegang suatu aset di masa yang akan datang. Abstract   PDF
Nirawita Untari, Ahmad Ansori Mattjik, Asep Saefuddin
 
Vol 14, No 1 (2009) Realisasi titik-titik secara spasial diwujudkan dengan pola titik-titik tersebut dalam ruang.  Pola titik dalam ruang pada prinsipnya ada tiga macam, yakni pola titik spasial secara acak, pola titik spasial secara regular serta pola titik spasial secara kelompok. Tujuan penelitian ini adalah menentukan fungsi massa peluang yang menggambarkan sebaran titik spasial kelompok, melakukan simulasi perubahan ukuran grid pada metode kuadran terhadap nilai VMR serta perubahan pola titik spasial kelompok. Langkah yang ditempuh adalah membangun fungsi massa peluang yang merupakan pembangkit sebaran spasial kelompok, serta melakukan simulasi pada analisis kuadran dengan membagi wilayah menjadi beberapa grid. Hasil yang ditunjukkan Sebaran spasial kelompok mempunyai fungsi massa peluang binomial negative serta nilai VMR > 1. Apabila Banyaknya Grid bersifat terbatas maka peurubahan banyaknya grid tidak merubah kesimpulan bahwa VMR > 1 yang artinya sebaran fungsi massa peluang binomial negative akan mempunyai sebaran titik spasial bersifat kelompok. Nilai VMR merupakan fungsi eksponensial terhadap banyaknya grid, yakni VMR= 4,976371 exp(-0,003138* banyaknya grid. Abstract   PDF
Muhammad Nur Aidi
 
Vol 14, No 1 (2009) Upaya untuk memacu produktivitas padi salah satunya dengan cara pemupukan. Untuk mendapatkan pengaruh pupuk yang berinteraksi positif dengan lokasi tertentu dilakukan uji lokasi ganda. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis interaksi pemupukan dengan lokasi adalah analisis AMMI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penggunaan model AMMI dalam analisis interaksi pemupukan N, P, K dan lokasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk N berinteraksi positif pada Cilamaya-Karawang dan Bumiayu-Brebes, pupuk NP berinteraksi positif pada Sungapan-Pemalang, Perak-Jombang, dan Mayang-Jember, sedangkan pupuk NPK berinteraksi positif pada Rengasdengklok-Karawang, Dempet-Demak, Balen-Bojonegoro, Pungging-Mojokerto, dan Tanggul-Jember. Selain itu, meskipun respon berat kering padi tertinggi pada pemupukan NPK, namun tidak semua lokasi membutuhkan pupuk lengkap NPK. Abstract   PDF
Mohammad Masjkur, Niken Dyah Septiastuti
 
Vol 14, No 2 (2009) There have been two main topics developed by statisticians in a survey, i.e. sampling techniques and estimation methods. The current issues in estimation methods related to estimation of a particular domain having small size of samples or, in more extreme cases, there is no sample available for direct estimation. Sample survey data provide effective reliable estimators of totals and means for large area and domains. But it is recognized that the usual direct survey estimator performing statistics for a small area, have unacceptably large standard errors, due to the circumstance of small sample size in the area. The most commonly used models for this case, usually in small area estimation, are based on generalized linear mixed models. Some time happened that some surveys are carried out periodically so that the estimation could be improved by incorporating both the area and time random effects. In this paper we propose a state space model which accounts for the two random effects and is based on two equation, namely transition equation and measurement equation. Based on a evaluation criterion, the proposed hierarchical Bayes estimator turns out to be superior to both estimated best linear unbiased prediction (BLUP) and the direct survey estimator. The posterior variances which measure accuracy of the hierarchical Bayes estimates are always smaller than the corresponding variances of the BLUP and the direct survey estimates. Abstract
Kusman Sadik
 
Vol 10, No 1 (2005) GENERALIZED VARIANCE FUNCTIONS FOR BINOMIAL VARIABLES IN STRATIFIED TWO-STAGE SAMPLING Abstract   PDF
Ari Handayani, Aunuddin ., Indahwati .
 
Vol 6, No 1 (2001) Implementing Bayesian Inference using MCMC on MINITAB Abstract
Nur Iriawan
 
Vol 16, No 1 (2011) JARINGAN SYARAF TIRUAN DAN ALGORITMA GENETIKA DALAM PEMODELAN KALIBRASI (STUDI KASUS : TANAMAN OBAT TEMULAWAK) Abstract   PDF
Bartho Sihombing, . Erfiani, Utami Dyah Syafitri
 
Vol 12, No 2 (2007) KAJIAN METODE THURSTONE DALAM PENENTUAN ASPEK PENTING PADA SISTEM TRANSAKSI NON TUNAI Abstract
Hari Wijayanto, Anang Kurnia, Ina Widayanty
 
Vol 11, No 2 (2006) KAJIAN RESPONS PEUBAH TERHADAP BERBAGAI GUNCANGAN DALAM SISTEM PEMBENTUK PDB TANAMAN BAHAN MAKANAN MELALUI MODEL VECTOR AUTOREGRESSION Abstract   PDF
Anna Astrid Susanti, . . Aunuddin
 
Vol 16, No 2 (2011) KAJIAN SIMULASI KETAKNORMALAN PENGARUH ACAK DAN BANYAKNYA DERET DATA LONGITUDINAL DALAM PEMODELAN BERSAMA (JOINT MODELING) (Simulation Study of Random Effects Nonnormality and Number of Longitudinal Data Series in Joint Modeling) Abstract   PDF
Indahwati ., Aunuddin ., Khairil Anwar Notodiputro, I Gusti Putu Purnaba
 
1 - 25 of 97 Items 1 2 3 4 > >>