PENGARUH SUHU PENYIMPANAN TERHADAP PERUBAHAN WARNA LABEL CERDAS INDIKATOR WARNA DARI DAUN ERPA (Aerva sanguinolenta)

  • Rini Nofrida, Endang Warsiki dan Indah Yuliasih TIP

Abstract

ABSTRAK
Sekarang ini, kemasan pangan berperan aktif dan dinamis yang memungkinkan berinteraksi dengan produk dan lingkungan atau dikenal dengan kemasan cerdas. Label cerdas telah memungkinkan untuk memantau dan mengkomunikasikan informasi tentang kualitas makanan terkemas dengan bantuan indikator warna. Label cerdas indikator warna pada penelitian ini adalah film khitosan-PVA (polivinil alkohol) dengan pewarna alami daun erpa (Aerva sanguinolenta). Kemasan cerdas indikator warna disimpan pada empat kondisi penyimpanan, yaitu pada suhu beku ((-10)±2°C), dingin (3±2°C), ruang (25±3oC) dan perlakuan dengan paparan sinar matahari pada suhu 40oC. Kinerja film diamati dengan melihat perubahan warna label. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film yang disimpan pada suhu 40°C dengan paparan cahaya, secara visual berubah warna dari merah ke kuning dalam waktu dua jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film yang disimpan pada freezer memiliki warna lebih stabil selama 78 hari dengan nilai L berkisar 41,10- 44,04 (merah hingga kuning). Film pada suhu dingin dapat mempertahankan warna merah – kuning merah hingga penyimpanan selama 7 hari dan pada hari ke-8 berubah warna menjadi kuning. Untuk film indikator yang disimpan pada suhu ruang mengalami perubahan warna kurang dari satu hari dan warna berubah dari merah menjadi kuning dengan L di atas 50. Penyimpanan pada suhu 40oC dan diberi penyinaran matahari menyebabkan film indikator mengalami perubahan warna lebih cepat, yaitu pada jam ke-2 penyimpanan.
Kata kunci: label cerdas, indikator warna, khitosan, polivinil alkohol, daun erpa
Published
2014-04-25
How to Cite
TIPR. N. E. W. dan I. Y. (2014). PENGARUH SUHU PENYIMPANAN TERHADAP PERUBAHAN WARNA LABEL CERDAS INDIKATOR WARNA DARI DAUN ERPA (Aerva sanguinolenta). Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 23(3). Retrieved from https://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnaltin/article/view/7914