Dinamika Populasi Ikan Kuniran (Upeneus sulphureus, Cuvier 1829) di Perairan Selat Sunda, Banten

  • Hikmatul Azizah Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.
  • Mennofatria Boer Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor
  • Nurlisa A. Butet Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor

Abstract

Ikan kuniran (Upeneus sulphureus) merupakan ikan demersal sebagai komoditas tangkapan utama di Selat Sunda yang masih banyak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stok ikan kuniran sebagai dasar pengelolaan agar pemanfaatannya dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan. Pengambilan contoh dilakukan secara acak berlapis berdasarkan panjang ikan pada bulan Mei-Oktober 2018 di PPP Labuan, Banten. Distribusi frekuensi panjang berkisar antara 71-162  mm. Nilai dugaan L ikan jantan 200,0 mm dengan nilai K sebesar 0,26, sedangkan ikan betina memiliki nilai dugaan L sebesar 172,5 mm dengan nilai K sebesar 0,31. Pola rekrutmen ikan kuniran memiliki dua puncak. Laju mortalitas total ikan jantan 1,95 dan betina 1,40. Laju eksploitasi ikan jantan sebesar 0,81, sedangkan ikan betina sebesar 0,70. Ukuran pertama kali tertangkap kuniran lebih kecil dibandingkan ukuran pertama kali matang gonad.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-01
How to Cite
Azizah, H., Boer, M., & Butet, N. A. (2019). Dinamika Populasi Ikan Kuniran (Upeneus sulphureus, Cuvier 1829) di Perairan Selat Sunda, Banten. Journal of Tropical Fisheries Management, 3(2), 53-61. https://doi.org/10.29244/jppt.v3i2.30562