Pengembangan Sistem Authority Control Terintegrasi Dalam Proses Bisnis Perpustakaan

  • Triani Rahmawati
  • Kudang Boro Seminar
  • Janti G. Sudjana

Abstract

Authority control  adalah kegiatan menetapkan, membuat, dan menggunakan istilah standar yang dipakai dalam katalog perpustakaan beserta acuannya. Sampai saat ini authority control belum banyak digunakan, padahal  authority control merupakan hal yang penting bagi perpustakaan sebagai bentuk kontrol bibliografi. Oleh karena itulah, perlu dikembangkan sebuah sistem authority control yang efektif, yang dapat dijadikan alat atau sarana bagi pustakawan dalam menentukan keseragaman akses pada katalog sehingga terdapat konsistensi dalam penentuan titik akses informasi dan untuk meningkatkan hasil temu kembali informasi. Rancangan sistem authority control dalam penelitian ini menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle)  yang meliputi studi kelayakan, investigasi sistem,  analisis sistem, desain sistem, implementasi, serta review dan maintenance (Avison dan Fitsgerald (2006). Penelitian ini dilakukan  sampai tahap pembuatan prototipe. Fasilitas yang disediakan dalam rancangan sistem ini adalah fasilitas penelusuran dan input data yang terdiri dari tajuk subjek, tajuk nama pengarang,  dan tajuk badan korporasi.

Kata Kunci: Authority Control, Perpustakaan Nasional RI, Titik Akses Informasi, Referensi Silang, Tajuk Subjek, Tajuk Nama Pengarang, Tajuk Badan Korporasi

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-03-28
How to Cite
Rahmawati, T., Seminar, K. B., & G. Sudjana, J. (2016). Pengembangan Sistem Authority Control Terintegrasi Dalam Proses Bisnis Perpustakaan. Jurnal Pustakawan Indonesia, 12(2). Retrieved from http://journal.ipb.ac.id/index.php/jpi/article/view/11496