KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN FITOPLANKTON CRYSOPHYTA (Paheodactylum sp., Chaetoceros sp., DAN Pavlova sp.) PADA BERBAGAI TINGKAT KANDUNGAN UNSUR HARA NITROGEN, FOSFOR DAN SILIKAT

  • Kadarwan Soewardi
  • Niken Pratiwi
  • Menssenreng .

Abstract

Penelitian ini terdiri dari dua tahap, yaitu penelitian pendahuluan untuk mengetahui perbandingan N:P yang terbaik untuk pertumbuhan diatom dan penelitian utama untuk mengetahui pengaruh penambahan Si pada perbandingan N:P yang menghasilkan pertumbuhan diatom yang optimum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan, komposisi dan pola pertumbuhan fitoplankton Chrysophyta pada kandungan unsur hara makro (N dan P) dan unsur hara mikro (silika) yang berbeda. Bahan-bahan yang digunakan sebagai
sumber N adalah pupuk urea (46% N), sumber P adalah TSP (32% P2O5), dan sumber Si (silika) adalah sodium meta silika (34% Si(OH)2). Dari hasil penelitian pendahuluan didapatkan hasil bahwa perbandingan N:P terbaik untuk pertumbuhan diatom adalah 30:1. Penelitian utama terdiri dari 5 perlakuan dan 1 kontrol, masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Penambahan unsur hara silikat berkisar 2-4 mg/l cukup untuk pertumbuhan algae. Unsur silikat menyebabkan perbedaan terhadap laju pertumbuhan spesifik, kepadatan populasi
maksimum dan waktu untuk mencapainya. Laju pertumbuhan spesifik untuk jenis Phaeodactylum sp sebesar 0.362-0.489 ind/hari, Chaetoceros sp. sebesar 0.156-0.437 ind/hari dan Pavlova sp. sebesar 0.251-0.530 ind/hari dan untuk gabungan sebesar 0.229-0.376 ind/hari. Kepadatan maksimum (gabungan) yang dicapai sebesar 9.40 x 106 sampai 16.06 x 106 ind/ml yang dicapai dalam waktu 11 sampai 13 hari. Berdasarkan laju pertumbuhan spesifik, kepadatan maksimum dan waktu untuk mencapai kepadatan populasi maksimum
adalah media dengan perlakuan N:P:Si = 30:1:4 (P3) yang terbaik untuk pertumbuhan algae Phaeodactylum sp sp.Chaetoceros sp. dan Pavlova sp.


Kata kunci: fitoplankton, Chrysophyta, nisbah N/P, Si

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-05-17