Aplikasi Kalsium dan NAA untuk Mengendalikan Getah Kuning Buah Manggis (Garcinia mangostana L.)

Yulinda Tanari, Darda Efendi, Roedhy Poerwanto, Didy Sopandie, Ketty Suketi

Abstract


ABSTRACT
The yellow sap is produced naturally in mangosteen organ except in the root. The yellow sap contaminated the aryl and rind if the epithelial cell walls rupture due to deficiency of calcium (Ca). Calcium is one of structural component of cell walls, whereas naphthaleneacetic acid (NAA) has its role in improving cell division and cell elongation. Interaction of Ca and NAA can improve sink strength and capacity because the newly formed cells need Ca to construct wall structure. This experiment aimed at finding out the effect of Ca and NAA applications in reducing the contamination of yellow sap in mangosteen. The experiment was conducted by using factorial random block design consisting of 2 factors and 3 replications. The first factor was Ca dosage (0 and 4.8 kg/tree), and the second factor was NAA concentration (0, 200, 400 and 600 ppm). The results showed that application of 4.8 Ca/tree and 200 ppm NAA as much as 5 ml / fruit effectively improve the content of Ca pectate in pericarp, reduced the percentage of yellow sap contamination on the fruit segment, aryl and rind to 0% and 12.3% respectively compared to control (17.8% on fruit segment, 36.8% on aryl and 56.1% on rind).
Key words: aryl, Ca pectate, cell wall, middle lamela.
ABSTRAK
Getah kuning adalah getah yang dihasilkan secara alami pada setiap organ manggis, kecuali pada akar. Getah kuning akan keluar dan mencemari aril serta kulit jika dinding sel epitel pecah karena kekurangan kalsium (Ca). Kalsium adalah komponen dinding sel, berperan dalam struktur dan permeabilitas membran sedangkan asam naftalenasetat (NAA) berperan penting dalam meningkatkan pembelahan dan pembesaran sel. Interaksi keduanya dapat meningkatkan kapasitas sink buah karena sel yang baru terbentuk membutuhkan Ca dalam menyusun struktur dinding sel. Percobaan bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Ca dan NAA dalam menurunkan cemaran getah kuning manggis. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor ke-1 yaitu dosis Ca (0 dan 4.8 kg Ca/pohon) dan faktor ke-2 yaitu konsentrasi NAA (0, 200, 400 dan 600 ppm) dengan volume semprot 5 ml perbuah. Hasil percobaan menunjukkan bahwa aplikasi 4.8 kg Ca/pohon dengan NAA 200 ppm sebanyak 5 ml/buah efektif meningkatkan kandungan Ca pektat perikarp dan menurunkan persentase buah tercemar getah kuning menjadi 0% pada juring dan aril serta 12.3% pada kulit dibandingkan dengan perlakuan kontrol (17.8% pada juring, 36.8% pada aril dan 56.1% pada kulit buah).
Kata kunci: aril, Ca pektat, dinding sel, lamela tengah

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.29244/jhi.9.1.%25p

 

Editorial Office:

Department of Agronomy and Horticulture

Faculty of Agriculture, Bogor Agricultural University

Wing 8 Level 3 Jl. Meranti, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680

Telp (0251) 8629353, email : jhi.perhorti@gmail.com

 

Copyright Notice: 

Creative Commons License
All publications by Jurnal Hortikultura Indonesia (Indonesian Journal of Horticulture) 

[p-ISSN:  2087-4855, e-ISSN:  2614-2872] is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License.





.
View JHI Statistics