Masculinization on tilapia (Oreochromis sp.) by natural hormone steroid agent from bee resin through artificial diet

Dinar Tri Soelistyowati, Agus Oman Sudrajat, Harton Arfah

Abstract


Masculinization on tilapia ( Oreochromis sp.) has been done with approach of natural hormone steroid agent  from bee resin  through artificial diet before sexual differentiation. This research aim to increase male sex ratio and production performance. Treatment of bee resin dose is 0.6; 1.2; 1.8; 2.4; 3.0 feed ml/kg compared to Control (0 ml/kg diet) were given  during 28 days at larva age 7 day in aquarium, then transferred to the farm ground until age 12 weeks. Average of masculine phenotype percentage increased significantly (P<0,05) from  62.9±3.9% to 69.7±5.5% versus 50.0±9.0% (Control), whether the growth rate ranged from 2.5-2.8 versus 2.7 (Control) and feed efficiency  were  0.9-1.1. Bee resin mixing through artificial diet increased masculine sex ratio effective at the range of dose 0.6-3.0 feed ml/kg with the survival rate of 55.9-62.6% versus 73.0% (Control).

Keywords: bee resin, masculinization, masculine sex ratio, Oreochromis sp.

 

ABSTRAK

Maskulinisasi pada ikan nila  (Oreochromis sp.) telah dilakukan dengan pendekatan hormonal menggunakan bahan aktif steroid alami yang berasal dari resin lebah melalui pakan buatan sebelum diferensiasi kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan meliputi kelangsungan hidup, nisbah kelamin jantan, laju pertambahan bobot, dan konversi pakan (FCR).  Perlakuan yang diuji terdiri dari 5 dosis resin lebah  (0,6; 1,2; 1,8; 2,4; 3,0 mL/kg pakan) dan Kontrol, diberikan selama 28 hari pada larva berumur 7 hari di akuarium, kemudian ikan dipelihara di kolam tanah sampai umur 12 minggu. Rata-rata persentase fenotipe jantan meningkat secara nyata (P<0,05) dengan kisaran 62,9±3,9 % sampai 69,7±5,5 %  dibandingkan kontrol (50,0±9,0%). Laju pertumbuhan paska perlakuan dengan resin lebah berkisar antara 2,5-2,8 versus 2,7 (kontrol) dengan FCR berkisar antara 0,9-1,1. Pemberian resin lebah melalui pencampuran dalam pakan buatan efektif meningkatkan nisbah kelamin jantan dengan kelangsungan hidup berkisar antara 55,9-62,6 % versus 73,0% (kontrol) . 

Kata kunci: Oreochromis sp, maskulinisasi, nisbah kelamin jantan, resin lebah.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.19027/jai.9.178-183


 
All publications by Jurnal Akuakultur Indonesia are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
 
 
UNIQUE VISITOR
 
 

Editorial of Jurnal Akuakultur Indonesia

Departement of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine Science Bogor Agricultural University

Dramaga, Bogor - Indonesia 16680

Phone/Fax Number: +62 2518628755, +62 251 8622941

E-mail: akuakultur.indonesia@gmail.com

Webpage: http://journal.ipb.ac.id/index.php/jai/index