Profil Benih Tiram Mutiara (Pinctada maxima) Dari Hasil Pemijahan yang Terkontrol

Ida Komang Wardana

Abstract


Abstrak

Abstrak

Tiram Mutiara merupakan komoditas perikanan laut yang memiliki nilai pasar yang baik dan relatif stabil. Rendahnya produksi dan kualitas benih tiram mutiara yang dihasilkan dari proses budidaya, menyebabkan terjadinya peningkatan permintaan benih tiram mutiara berupa juvenil dengan ukuran yang dianggap aman untuk dipelihara lebih lanjut. Salah satu upaya yang ditempuh adalah melakukan perbaikan pembenihan, yaitu dengan menerapkan modifikasi pemijahan mengingat tiram merupakan hewan dengan mobilitas yang rendah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui profil benih tiram mutiara hasil permijahan induk alam antara 1 populasi dan 2 populasi yang berbeda. Induk alam dikoleksi dari perairan Bali dan Maluku. Pemijahan dilakukan setelah induk menunjukkan tingkat kematangan gonad sempurna dari masing-masing perlakuan dan larva yang dihasilkan dipantau perkembangannya sampai stadia spat/juvenil muda. Parameter yang diamati antara lain daya tetas telur. Sintasan setiap stadia, pertumbuhan dan morfologi benih. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa profil benih tiram mutiara dari beberapa jenis pemijahan menunjukkan perbedaan waktu pada tahap perkembangan larva (proses metamorfosis), pertumbuhan dan sintasan pada akhir penelitian. Benih dari hasil pemijahan antar 2 populasi memberikan keragaan yang lebih baik dibandingkan dengan benih hasil pemijahan dari satu populasi. Benih hasil pemijahan antar 2 populasi memiliki tingkat kelangsungan hidup (SR) setiap pergantian stadia diatas 30 % dan waktu pergantian stadia (Metamorfosis) yang lebih cepat 2/3 hari.

Kata kunci: Profil benih, Pemijahan, Tiram mutiara (Pinctada maxima).

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.