Gongylonema ingluvicola ransum, 1904 pada ayam buras di Medan Sumatera Utara

Panal M. Siahaan, Simon He, Hernomoadi Huminto, Nawangsari Sugiri

Abstract


Dari 96 ekor sampel ayam buras yang diperoleh dari Kotamadya Medan dan sekitarnya untuk keperluan survai cacing parasitik ditemukan 42 ekor (43,75%) diantaranya mengandung cacing Gongylonema ingluvicola di dalam temboloknya. Cacing ini ditemukan pada sampel ayam buras dari semua lokasi yang disurvai dengan rataan derajat infeksi 14 ekor cacing per ayam. Cacing ini membentuk rangkaian lipatan-lipatan pada mukosa yang agak teratur dan seragam, berupa terowongan yang melingkar-lingkar dan mengakibatkan penebalan mukosa tembolok ke arah lumen. Panjang cacing jantan antara 16 - 21 mm dengan rataan 19 mm dan diameter 225 - 255 µm; panjang cacing betina antara 31 - 54 mm dengan rataan 4 1,6 mm dan diameter 3 15 - 345 µm. Cacing jantan mempmyai ale (pelebaran kutikula ke arah lateral serupa sayap) pada sisi kiri dan kanan yang tidak simetris. Ale kiri disokong oleh 7 buah papila (tonjolan kutikula berbentuk duri) sedangkan ale kanan disokong oleh buah 5 papila. Pada cacing betina, vulvanya terletak di bagian posterior tubuh.   

Full Text:

PDF