Kejadian penyakit gumoro pada ayam ras petelur

Ketut Santhia AP, N. Dibia ., D.M.N. Dharma ., S.Amintorogo .

Abstract


Telah dilakukan penyidikan penyakit Gumboro di kabupaten Bangli Propinsi Bali dan Sikka, Flores Propinsi Nusa Tenggara Timur.Dalam penyidikan tersebut dilakukan pengamatan epidemiologis, gejala klinis, patologis, isolasi dan identifikasi agen penyebab.Dari gambaran epidemiologis menunjukkan penyakit menyerang ayam jenis AA Brown CP 909, Superharco CP 306 dan Logman pada umur 32,64 dan 58 hari denganmorbiditas masing-masing 100.0%, 5.97% dan 100.0%, mortalitas 38.48%, 2.24% dan 49.75% atau CFR 38.48%, 37.50% dan 49.75%. Tingkat mortalitas harian pada ayam AA Brown CP 909 menunjukkan paling tinggi terjadi pada hari ke lima sebesar 77.43% sedangkan pada ayam Superharco CP 306 terjadi pada hari ketiga dengan 19.89% dan pada jenis Logman terjadi pada hari ketiga dengan 1.01%. Kesembuhan terjadi pada ketiga jenis ayam tersebut masing-masing pada hari ke-12, ke-10 dan ke-5. Gejala klinis dan perubahan patologis ketiga jenis ayam adalah sama dan khas, serta virusnya mudah turnbuh pada telur ayam berembrio.

Full Text:

PDF