KIVSA-7 Persentase Kejadian Hiperbilirubinemia pada Kucing

Zulfitra Utami Putri, Dondin Sajuthi, Erni Sulistiawati

Abstract


PENDAHULUAN
Hiperbilirubinemia merupakan kondisi patologis akibat terjadinya peningkatan kadar bilirubin di dalam darah (1). Hiperbilirubinemia ditandai dengan temuan klinis berupa ikterus. Ikterus dapat dikategorikan menjadi tiga bentuk yaitu prehepatik, hepatik dan posthepatik.
Ikterus prehepatik dapat disebabkan oleh meningkatnya bilirubin indirek di dalam darah yang dapat terjadi akibat adanya destruksi sel darah merah secara berlebihan (hemolisis). Kondisi ini pada kucing dapat disebabkan oleh berbagai penyebab seperti immune mediated hemolytic anemia (IMHA), perubahan sekunder dari penyakit infeksius seperti feline infectious peritonitis (FIP), feline leukemia virus (FeLV), dan infeksi Mycoplasma haemofelis (5). Ikterus prehepatik tidak hanya terkait dengan adanya hemolisis namun juga dipengaruhi oleh kapasitas organ hati dalam mengkonjugasi bilirubin yang terkait dengan hypoxic liver damage yang umumnya terjadi bersamaan dengan anemia (8).
Ikterus hepatik merupakan adanya akumulasi bilirubin indirek atau direk akibat adanya kerusakan atau gangguan pada organ hati. Kondisi ini dapat disebabkan oleh hepatik lipidosis, kolangitis, toksik hepatopati dan hepatik neoplasia (5). Sedangkan, ikterus posthepatik yaitu adanya akumulasi bilirubin direk akibat gangguan traktus hepatobiliari atau obstruksi saluran empedu. Yangmana pada kucing umumnya terkait dengan feline triaditis syndrome dan liver fluke (2)(7).
Hiperbilirubinemia pada kucing kurang sensitif jika digunakan sebagai indikator gangguan pada hati karena kurang dari 50% kejadian kasus gangguan fungsi hati pada kucing menunjukkan adanya hiperbilirubinemia yang disertai dengan ikterus (6). Gangguan fungsi hati berkorelasi dengan adanya kondisi anemia. Anemia dapat terjadi selama adanya gangguan fungsi hati setelah terjadinya infeksi, perdarahan atau neoplasia (4).
Penulisan ilmiah ini bertujuan untuk mendapatkan informasi kejadian hiperbilirubinemia pada kucing melalui penelusuran lebih lanjut terkait ada atau tidaknya anemia dan mengkaji berbagai kausa yang mempengaruhi.


Full Text:

PDF