Abses pada gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus)

  • Hamdan Ubaidillah Institut Pertanian Bogor
  • Niluh Selly Frantika Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga, Jawa Timur
  • Laily Purnamasari Maharani Zoo dan Goa, Lamongan, Jawa Timur
  • Mokhamad Fakhrul Ulum Departemen Klinik, Reproduksi, dan Patologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat

Abstract

Abses merupakan kasus yang sering terjadi pada jaringan kulit gajah. Seekor gajah Sumatera dewasa mengalami kebengkakan pada jaringan otot di sekitar tuber ischii, sedangkan anak gajah mengalami kebengkakan di daerah sekitar vagina. Gajah dikekang dan ditangani oleh keeper menggunakan tali dan rantai. Pemeriksaan klinis dilakukan oleh dokter hewan dan gajah didiagnosa mengalami abses dengan prognosa baik (fausta). Jaringan kulit daerah bengkak pada gajah Sumatra dewasa dan anak gajah disayat dan ditemukan adanya akumulasi nanah. Terapi yang diberikan pada kedua gajah yaitu pembersihan luka menggunakan 3%H2O2 dilanjutkan dengan pemberian iodine dan pemberian antibiotik topikal. Terapi pada kedua gajah dilakukan setiap hari sekali selama kurang lebih 2 minggu. Persembuhan pascaterapi berupa pengurangan kebengkakan dan tampak luka yang mengering.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barman NN, Nath AJ, Sarma B. 2013. Bacterial infection, antibiogram and wound treatment in domesticated asisan elephants. Gajah. 39: 40-43.

Basha KMA, Manjunatha DR, Koppad KK. 2016. Clinical management of accute multiple abscess in a asian elephant (elephas maximus). Intas Polivet. 17(1):24.

Interchemie. 2017. Limoxin 25-spray. [internet]. Tersedia pada https://www.interchemie.com/veterinary-medicines/limoxin-25-spray.html. (diakses pada tanggal 21 Januari 2018)

Setiawan D, Sibarani J, Suprihatin IE. 2013. Perbandingan efektifitas disinfektan kaporit, hidrogen peroksida, dan perekasi fenton (H2O2/Fe2+). Cakra Kimia. 1(2): 16-24.

Sukklad S, Sommanustweechai A, Pattanarangsan R. 2006. A retrospective study of elephant wound, wound management from thai veterinarians. In: Proceedings of AZWMP. Chulalongkorn University, Faculty of Veterinary Science, Bangkok, Thailand. pp16.

Published
2018-08-05
How to Cite
Ubaidillah, H., Frantika, N. S., Purnamasari, L., & Ulum, M. F. (2018). Abses pada gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus). ARSHI Veterinary Letters, 2(3), 45-46. https://doi.org/10.29244/avl.2.3.45-46