Infeksi protozoa berflagela pada kura-kura indian star

  • Arief Purwo Mihardi Program Magister Ilmu Biomedis Hewan, Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor, Bogor
  • Eka Dewi Wulandari Praktisi Hewan Kecil, Pet+Vet Klinik, Bogor
  • George Marthienz Do Hage Praktisi Hewan Kecil, Pet+Vet Klinik, Bogor
Keywords: kura-kura, protozoa berflagela, trichomonad

Abstract

Protozoa biasa ditemukan pada saluran pencernaan hewan reptil. Jumlah protozoa yang tinggi dapat menimbulkan masalah kesehatan pada hewan reptil seperti kura-kura. Pasien jenis kura-kura jantan dengan ras indian star datang dengan keluahan menurunnya nafsu makan serta feses yang encer dan berwarna putih.  Penetapan diagnosa diperoleh dari hasil pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan meliputi pengamatan pada sampel feses secara natif, pengapungan dengan larutan gula jenuh serta pewarnaan sampel feses. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa kura-kura terinfeksi protozoa berflagela. Berdasarkan morfologi protozoa yang diamati, diduga termasuk ke dalam genus trichomonad. Namun perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan jenis protozoa, karena sulit bila hanya berdasarkan pemeriksaan morfologi secara sekilas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Issa R. 2014. Non-pathogenic protozoa (review article). International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences. 6(3): 30-40.

Scullion FT, Scullion MG. 2009. Gastrointestinal protozoal disease in reptiles. Journal of Exotic Pet Medicine. 18(4): 266 – 278.

Wilkinson R. 2004. Clinical pathology. Di dalam: Medicine and Surgery of Tortoises and Turtles. McArthur S, Wilkinson R, Meyer J. (Eds). Blackwell : Oxford.

Published
2018-02-01
How to Cite
Mihardi, A. P., Wulandari, E. D., & Hage, G. M. D. (2018). Infeksi protozoa berflagela pada kura-kura indian star. ARSHI Veterinary Letters, 2(1), 5-6. https://doi.org/10.29244/avl.2.1.5-6