Urolithiasis oksalat monohidrat pada kucing lokal

  • Iwan Harjono Utama Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Denpasar Bali
  • Sri Kayati Widyastuti Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Denpasar Bali
  • I Gusti Made Krisna Erawan Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Denpasar Bali
  • Ekklesia Prasetya Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Denpasar Bali
Keywords: oksalat monohidrat, kucing, urinalisis

Abstract

Kasus urolithiasis oksalat monohidrat dijumpai pada kucing lokal yang datang ke Rumah sakit Hewan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana dengan anamesis kucing mengalami penurunan nafsu makan. Gejala klinis yang terlihat adanya kifosis ringan. Palpasi di abdomen bagian atas hingga belakang dilakukan dan hewan meronta kesakitan saat palpasi di bagian hypogastrium medial vesica urinaria. Kucing juga menunjukkan ekspresi nyeri saat dilakukan palpasi pada bagian penis saat pemeriksaan uretra dan urinasi. Kucing sedikit-sedikit mengeluarkan urin berdarah dengan konsistensi cair. Pemeriksaan lanjut dilakukan menggunakan ultrasonografi dan urinalisis menggunakan uji cepat dipstik. Hasil pemeriksaan ultrasonografi memperlihatkan adanya bintik bintik putih di vesika urinaria, sedangkan pemeriksaan fisik urin memperlihatkan hematuria dan mikroskopik memperlihatkan adanya kristal oksalat monohidrat. Penanganan yang dilakukan pada kasus ini adalah memberikan antibiotik amoxicillin injeksi dosis 11-22 mg/kg bb untuk mengurangi infeksi pada saluran kemih. Selain itu Nephrolit® yang mengandung Orthosiphon stamineus (kumis kucing) dan beberapa herbal lainnya juga diberikan untuk membantu alkalinisasi dan pelarutan kristal-kristal dalam urin agar mudah dikeluarkan saat urinasi. Hasil penanganan memperlihatkan kucing membaik dalam waktu 10 hari terapi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bartges J. 2017. Urinary saturation and urolithiasis. http://www.vet.dev.adverteaser.com/convegno/URINARY-SATURATION-AND-UROLITHIASIS.pdf

Bowles M. 2008. Stalking stones: An overview of canine and feline urolithiasis. http://veterinarymedicine.dvm360.com/ stalking-stones-overview-canine-and-feline-urolithiasis

Evason M, Remillard R, Bartges J. 2016. ASK Understanding urinary relative supersaturation. April 2016. pp 24-28 http://www.cliniciansbrief.com/sites/default/files/attachments/ASK_Understanding%20Urinary%20Relative%20Supersaturation.pdf

Gauer GF. 2014. Calcium oxalate urolithiasis. October 2014. pp 51-55. http://www.cliniciansbrief.com/sites/default/files/ at-tachments/Calcium%20Oxalate%20Urolithiasis.pdf

Gisselman K, Langston C, Palma D. Mc Cue J. 2009. Calcium oxalate urolithiasis. Compendium: Continuing education for veterinarians. November 2009: 496-502. http://vetfolio-vetstreet.s3.amazonaws.com/mmah/ee/39483080544657a3bdca81f7d13abe/filePV_31_11_496.pdf

Gregory FG. 2014 Prevalence of urinary calculi in dogs & cats. http://todaysveterinarypractice.navc.com/wp-content/uploads/ 2016/06/T1509C04.pdf

Okafor CC, Pearl DL, Lefebvre SL, Wang M, Yang M, Blois SL, Lund EM, Dewey CE. 2013. Risk factors associated with struvite urolithiasis in dogs evaluated at general care veterinary hospitals in the United States. J Am Vet Med Assoc. 243(12):1737-45

Ross LA. 2005. Calcium oxalate urolithiasis in dogs and cats. Standard of care: Emergency and critical care medicine. 7(7): 1-7.

Tion MT, Dvorska J, Saganuwan JA. 2015. A Review on urolithiasis in dogs and cats. Bulgarian J Vet Med. 18(1): 1-18.

Published
2018-05-02
How to Cite
Utama, I. H., Widyastuti, S. K., Erawan, I. G. M. K., & Prasetya, E. (2018). Urolithiasis oksalat monohidrat pada kucing lokal. ARSHI Veterinary Letters, 2(2), 21-22. https://doi.org/10.29244/avl.2.2.21-22