JIPI
Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Studi Pengembangan Jagung Berkelanjutan melalui Integrasi dengan Sapi di Tuban, Jawa Timur

  • Suwarto Suwarto Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680
  • Iwan Prihantoro Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680

Abstract

Biji-bijian dan daging adalah dua komoditas penting di Indonesia. Jawa Timur adalah sentra produksi utama kedua komoditas tersebut sehingga perlu diusahakan keberlanjutannya. Permasalahan dalam produksi jagung adalah peningkatan harga input pupuk anorganik dan keterbatasan ketersediaan bahan tersebut. Permasalahan produksi ternak adalah keterbatasan pakan. Biomas batang, daun, kelobot, dan tongkol sebagai produk samping jagung dapat digunakan menjadi pakan ternak. Sebaliknya, kotoran sapi dapat digunakan sebagai sumber pupuk. Integrasi kedua sistem ini menjadi peluang untuk keberlanjutan produksi. Studi ini dilakukan untuk mengetahui keberlanjutan produksi jagung dan sapi di Tuban, Jawa Timur melalui penentuan skala dan tingkat keterpaduan integrasi. Survei terhadap 23 orang petani anggota Kelompok Tani Makaryo, Desa Waleran, Kecamatan Grabagan dilakukan untuk mengetahui pengusahaan jagung dan sapi. Untuk mengetahui efisiensi pemupukan, di lahan kelompok tani dilakukan penelitian dengan menggunakan empat dosis urea, yaitu 0, 100, 200, dan 300 kg/ha, dengan pupuk dasar 300 kg NPK Phonska dan 10 ton pupuk kandang. Skala integrasi yang dapat dilaksanakan oleh satu rumah tangga petani adalah 1 ha jagung dengan 2 ekor sapi dengan tingkat keterpaduan ekologis 1,1; ternak sapi memasok pupuk kandang untuk 1,1 ha kebun jagung. Penggunaan urea sebanyak 200 kg menghasilkan biji sebanyak 6.890 kg dan penerimaan tertinggi sebesar Rp21.288.000. Urea dihemat 100 kg ha-1 atau 9.651 ton untuk luas tanaman jagung 96.505 ha/tahun di Tuban. Secara ekonomis, integrasi peternakan sapi dengan kebun jagung dapat menghemat input luar sebanyak Rp230.000/ha atau Rp20.651 miliar/tahun. Pertanian jagung yang terintegrasi dengan sapi dapat mewujudkan pertanian berkelanjutan bermasukan luar rendah.

Kata kunci: bermasukan luar rendah, biomas, integrasi, pakan, pupuk kandang

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanullah, Khalid S. 2015. Phenology, growth and biomass yield response of maize (Zea mays L.) to Integrated use of animal manures and phosphorus application with and without phosphate solubilizing bacteria. Journal of Microbial & Biochemical Technology. 7(6): 439-444. https://doi.org/10.4172/1948-5948.1000251

Anggraeny YN, Umiyasih U, Krishna NH. 2008. Potensi limbah jagung siap rilis sebagai sumber hijauan sapi potong. Dalam: Prosiding Lokakarya Nasional Jejaring Pengembangan Sistem Integrasi Jagung-Sapi. Puslitbangnak, Pontianak (ID): 9-10 Agustus 2006. hal. 149-153.

Ansari MA, Prakash N, Baishya LK, Punitha P, Sharma PK, Yadav JS, Kabuei GP, Levis Ch Kl. 2014. Integrated Farming System: An ideal approach for developing more economically and environmentally sustainable farming systems for the Eastern Himalayan Region. Indian Journal of Agricultural Science. 84(3): 356-362.

[Bappeda] Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jatim. 2012. Lahan Pertanian Jatim Menyusut 879,3 ha/tahun [Internet] [diunduh 2019 Juni 2]. Tersedia pada http://bappeda.jatimprov.go.id/2012/04/16/lahan-pertanian-jatim-menyusut-8793-hatahun/.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2019. Produksi Jagung Menurut Provinsi (ton), 1993-2015 [Internet] [diunduh 2019 Mei 9]. Tersedia pada: https://bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/868 .

Delima M, Karim A, Yunus M. 2015. Kajian Potensi Produksi Hijauan Pakan pada Lahan Eksisting dan Potensial untuk Meningkatkan Populasi Ternak Ruminansia di Kabupaten Aceh Besar. Agripet. 15(1): 33-40. https://doi.org/10.17969/agripet.v15i1.2297

[Disnak] Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. 2019. Statistik Populasi Ternak [Ineternet] [diunduh 2019 Mei 11]. Tersedia pada: http://disnak. Jatim prov.go.id/web/data/datastatistik/statistikpopulasiternak

Lukiwati DR, Kusmiyati F, Yafizham, Anwar S. 2019. Improvement of plant growth and production of waxy corn with organic-NP enriched manure and inorganic fertilizer in Sragen District of Central Java Indonesia. International Conference on Food & Technology. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 292(2019): 012056. https://doi.org/10.1088/1755-1315/292/1/012056

Mahmood F, Khan I, Ashraf U, Shazad T, Hussain S, Shahid M, Abid M, Ullah S. 2017. Effects of organic and inorganic manures on maize and their residual impact on soil physico-chemical properties. Journal of Soil Science and plant nutrition. 17(1): 334-343. https://doi.org/10.4067/S0718-95162017005000002

Munandar, Gustiar F, Yakup, Hayati R, Munawar AI. 2015. Crop-Cattle Integrated Farming System: An Alternative of Climatic Change Mitigation. Media Peternakan. Journal of Animal Science and Technology. 38(2). https://doi.org/10.5398/medpet.2015.38.2.95

Okoroafor IB, Okelola EO, Edeh ON, Nemehute VC, Onu CN, Nwaneri TC, Chinaka GI. 2013. Effect of organic manure on the growth and yield performance of maize in Ishiagu, Ebonyi State, Nigeria. IOSR Journal of Agriculture and Veterinary Science. 5(4): 28-31. https://doi.org/10.9790/2380-0542831

Okumura RS, Takahashi HW, Costa dos Santos DG, da Silva Lobato AK, de Cinque Mariano D, Marques OJ, da Silva MH, de Oliveira Neto LCF, De Lima Junior JA. 2011. Influence of different nitrogen levels on growth and production parameters in maize plants. Journal of Food, Agriculture and Environment. 9: 510-514.

Prajanti SDW, Susilowati I. 2016. The Prospect of Integrated Farming System of Crops-fish-husbandary as the Survival Strategy to Secure the Farmers’ Economy: Case Study in Magelang-Indonesia. International Journal of Economics and Financial Issues. 6(S6): 84-87.

Prastyawan RMP, Tampoebolon BIM, Surono. 2012. Peningkatan Kualitas Tongkol Jagung Melalui Teknologi Amoniasi Fermentasi (Amofer) Terhadap Kecernaan Bahan Kering Dan Bahan Organik Serta Protein Total Secara In Vitro. Animal Agriculture Journal. 1(1): 611-621.

Rohaeni ES. 2015. Sistem Usaha tani Tanaman dan Ternak Sapi Di Lahan Kering Kalimantan Selatan (Studi Kasus di Desa Banua Tengah Dan Sumber Makmur, Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut). SEPA Jurnal Sosial Ekonomi dan Agribisnis. 11(2): 200-206.

Sharifi M, Zebarth BJ, Burton DL, Rodd V, Grant CA. 2011. Long-term effects of semi solid beef manure application to forage grass on soil mineralizable nitrogen. Soil Science Society of American Journal. 75: 649-658. https://doi.org/10.2136/sssaj2010.0089

Soro D, Ayolie K, Zro FGB, Yéboua FY, Kouadio HK, Bakayoko S, Angui PT, Kouadio JT. 2015. Impact of organic fertilization on maize (Zea mays L.) Production in a ferralitic soil of centre-West Côte d'Ivoire. Journal of Experimental Biology and Agricultural Sciences. 3(6): 556-565. https://doi.org/10.18006/2015.3(6).556.565

Subandi, Zubachtirodin. 2004. Prospek Pertanaman Jagung Dalam Produksi Biomassa Hijauan Pakan. Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Jakarta (ID).

Sudarman A, Mulatsih S, Kusumaningrum R, Budiarti R, Sulistiyo J. 2009. Pemanfaatan pupuk kandang sebagai pendukung pencapaian pembangunan pertanian berkelanjutan dan peningkatan pendapatan peternak di Jawa Barat [Internet] [diunduh 2019 Mei 11]. Tersedia pada http:// web.ipb.ac.id/~lppm/lppmipb/penelitian/hasilcari.php?status=buka&id_haslit=STRANAS/018.09/SUD/p.

Sudarsono WA, Melati M, Aziz SA. 2014. Growth and yield of organic rize with cow manure application in the first cropping season. Agrivita. 36(1): 19-25. https://doi.org/10.17503/Agrivita-2014-36-1-p019-025

Suwarto, Aryanto AT, Effendi I. 2015. Perancangan Model Pertanian Terpadu Tanaman-Ternak dan Tanaman-Ikan di Perkampungan Teknologi Telo, Riau. Jurnal Agronomi Indonesia. 43(2): 168-177. https://doi.org/10.24831/jai.v43i2.10424

Suwarto. 2018. Reduction of Urea Fertilizer Uses through Application of Livestock Manures in An Integrated Farming System of Maize and Cattle. Journal of Tropical Crop Science. 5(1): 18-24. https://doi.org/10.29244/jtcs.5.1.18-24

Wardhani NK, Musofie A. 1991. Jerami jagung segar, kering dan teramoniasi sebagai pengganti hijauan pada sapi potong. Jurnal Ilmiah Penelitian Ternak Grati. 2(1): 1-5.

Wachirapakorn C, Pilachai K, Wanapat M, Pakdee P, Cherdthong A. 2016. Effect of ground corn cobs as a fiber source in total mixed ration on feed intake, milk yield and milk composition in tropical lactating crossbred Holstein cows. Animal Nutrition. 2: 334-338. https://doi.org/10.1016/j.aninu.2016.08.007

Yusmadi, Nahrowi, Ridla M. 2008. Kajian Mutu dan Palatibilitas Silase dan Hay Ransum Komplit Berbasis Sampah Organik Primer pada Kambing Peranakan Etawah. Agripet. 8(1): 31-38. https://doi.org/10.17969/agripet.v8i1.606

Published
2020-01-30
How to Cite
Suwarto, S., & Prihantoro, I. (2020). Studi Pengembangan Jagung Berkelanjutan melalui Integrasi dengan Sapi di Tuban, Jawa Timur. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(2). https://doi.org/10.18343/jipi.25.2.232